PMI Solo Kirimkan Puluhan Kantong Darah ke Lombok
Petugas PMI Solo melayani donor darah untuk korban gempa di Lombok, Selasa, 7 Agustus 2018, Medcom.id - Pythag Kurniati
Solo: Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Jawa Tengah, mengirimkan 50 kantong darah bagi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pengiriman 50 kantung darah dilakukan pada Selasa 7 Agustus 2018 melalui jalur udara.

Sekretaris PMI Solo Sumartono Hadinoto mengatakan bantuan darah dikirim untuk korban gempa yang mengalami luka. Jumlahnya tercatat mencapai ratusan orang.

"Banyak yang membutuhkan transfusi darah," ungkap Sumartono kepada wartawan, Selasa, 7 Agustus 2018.


Menurutnya, pengiriman kantong darah harus mempertimbangkan banyak hal. Secara teknis, lanjutnya, pengiriman memang cukup rumit. Sebab, darah harus sampai kurang dari lima jam ke lokasi bencana.

"Supaya kondisinya tidak rusak," imbuh Martono

Beruntung, ada maskapai penerbangan yang mampu mengirimkan dalam waktu singkat. Pengiriman kantung darah akan dilakukan dari Bandara Yogyakarta menuju ke Lombok, NTB.

Pengiriman darah juga membutuhkan izin Kementerian Perhubungan, lantaran berupa cairan. Kantong darah juga harus ditempatkan pada kokpit pesawat.

"Kalau bagasi akan terlalu berisiko. Dan kita sudah kantongi izin Kemenhub, sehingga siang ini darah bisa dikirim," tuturnya.

Sumartono menambahkan, kantong-kantong darah yang dikirim ke Lombok merupakan wujud kepedulian masyarakat Solo. Setelah terjadi bencana, PMI menghimpun dan mengakomodir masyarakat yang hendak menyumbang darah bagi korban gempa.

Antusias masyarakat Solo untuk mendonor, kata Martono, sangat luar biasa. Terjadi peningkatan jumlah pendonor secara signifikan.

"Bahkan pagi ini, baru sampai jam 09.00 WIB pagi sudah ada 40 orang yang mengantre untuk mendonor bagi korban gempa," tutur Martono.

Apabila terdapat permintaan tambahan dari para korban gempa di Lombok terhadap kebutuhan kantong darah, PMI Solo menyatakan kesiapan. "Jika ada kebutuhan mendadak, jumlah berapapun, kami siap," pungkas dia.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id