Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, (kanan), MI/Ramdani.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, (kanan), MI/Ramdani. (Mustholih)

Ada Aktor Profesional di Balik Aksi Teror di Jateng

aksi teror
Mustholih • 12 Februari 2019 12:56
Semarang: Sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah sempat dirundung aksi teror pembakaran mobil dan motor. Hingga kini, pelaku teror masih belum terungkap.
 
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menduga ada aktor profesional di balik aksi teror yang marak terjadi akhir-akhir ini. Selain untuk menciptakan ketakutan di tengah masyarakat, Ganjar menilai aksi teror itu bertujuan mendeligitimasi aparat penegak hukum dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 
 
"Tidak hanya memberi rasa takut, namun juga memberikan image bahwa pemerintah tidak bisa menangani," ujar Ganjar Selasa, 12 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Uraian tujuan tersebut, kata Ganjar, bisa dilihat dari aksi pelaku yang cenderung menyasar warga kelas menengah ke bawah. Pelaku ingin menciptakan ketidakpercayaan masyarakat kepada Pemerintah. 
 
"Selama ini yang dibakar kebanyakan kendaraan milik masyarakat menengah ke bawah, di daerah pinggiran, dan juga bukan kendaraan mewah. Dianggap masyarakat akan langsung menyalahkan pemerintah," jelas Ganjar.
 
Namun, Ganjar menilai aksi teror pembakaran mobil dan motor gagal menakut-nakuti warga. "Saya lihat masyarakat tidak takut, ekonomi masih berjalan seperti biasa, aktivitas juga masih normal," ungkap Ganjar.
 
Menurut Ganjar, hingga kini Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Kodam IV Diponegoro masih berupaya mengungkap pelaku teror. Ganjar meminta bantuan warga dengan membuat pengamanan mandiri. "Saya meminta masyarakat untuk ikut berperan. Aktifkan lagi Siskamling, pasang CCTV dan portal-portal. Ini untuk mengantisipasi terjadinya aksi teror dan gangguan keamanan hingga pesta demokrasi nanti," jelas Ganjar.
 
Seperti diketahui, teror pembakaran kendaraan sempat merundung Jawa Tengah belakangan ini. Aksi teror terjadi di Kabupaten Kendal, Kota Semarang, dan Kabupaten Semarang.
 
Teror tersebut juga sempat merambat ke Kabupaten Grobogan. Aksi tersebut kebanyakan dilakukan pada pagi dini hari. Berdasarkan keterangan saksi mata, pelaku melakukan teror dengan berboncengan mengendarai motor.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi