Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta Dono Tumpo menjelaskan, biasanya banyak pohon tumbang saat cuaca ekstrem. "Apalagi, di Solo pernah terjadi 14 pohon tumbang dalam kurun waktu sehari," kata dia di Solo, Jawa TEngah, Jumat, 17 November 2017.
Menurut Dono, tidak semua pohon rantingnya dipangkas. Hanya pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan yang dipangkas.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Beberapa pihak dilibatkan dalam pemangkasan ranting. Mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, PLN, Dinas Perhubungan, PMI, serta SAR UNS.
Sejumlah instansi tersebut tergabung dalam Forum Relawan Penanggulangan Bencana Kota Surakarta. "Sejumlah pihak kita libatkan agar pemangkasan tidak mengganggu lingkungan ataupun jaringan listrik," terang Dono.
Selain pemangkasan, lanjut Dono, pihaknya juga menebang sejumlah pohon. Pohon yang akan ditebang di Jalan Slamet Riyadi.
''Jenisnya angsana. Nantinya diganti dengan pohon lain yang lebih kuat. Karena angsana ini tidak kuat, akarnya ada di atas. Ini terjadi saat ditanam pohon adalah stek dan sudah besar, sehingga mudah tumbang,'' pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
