Guru Honorer dan Dinas Pendidikan Tunggu Kepastian Pusat

Pythag Kurniati 13 Februari 2018 21:09 WIB
gurutenaga honorer
Guru Honorer dan Dinas Pendidikan Tunggu Kepastian Pusat
Suranti saat mengajar di SDN Kalangan 184, Jagalan, Solo.Medcom.id/Pythag
Solo: Suranti, 40, menjadi salah satu dari ratusan guru honorer yang mengabdi di Kota Solo, Jawa Tengah. Tanggung jawab mendidik generasi muda menjadi satu-satunya kekuatan Suranti di tengah beratnya perjuangan menjadi seorang guru honorer.

"Awal saya masuk hanya digaji Rp150 ribu perbulan. Sekarang Rp400 ribu perbulan. Kalau dihitung ya tidak akan pernah cukup," ungkap Suranti kepada wartawan saat ditemui di SDN Kalangan 184, Jagalan, Solo, Selasa, 13 Februari 2018.

Hingga saat ini, Suranti telah tujuh tahun bekerja sebagai guru honorer. Ia kini mengajar di kelas 3 Sekolah Dasar (SD).


Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, Suranti melakukan pekerjaan-pekerjaan tambahan. Ia pernah menjadi penjaga toko. Pekerjaan itu selalu dilakukan sepulang mengajar di sekolah.

"Pulang dari sini, kerja lagi di toko sampai pukul 20.00 WIB. Pagi sebelum pukul 07.00 WIB sudah berangkat lagi ke sekolah," paparnya.

Baca: Pemerintah akan Angkat Puluhan Ribu Guru Honorer

Namun belakangan, ia bekerja sampingan sebagai guru les di sebuah lembaga bimbingan belajar sepulang sekolah. Hasilnya hanya cukup digunakan untuk menutup kebutuhuan harian.



Disinggung mengenai rencana pemerintah mengangkat puluhan ribu guru honorer, Suranti mengaku telah mengetahui. Namun demikian masih banyak pertanyaan berkecamuk di pikirannya mengenai rencana pemerintah tersebut.

"Apa semua honorer yang akan diangkat, apa ada masa bakti minimal berapa tahun untuk diangkat, masih banyak pertanyaan," kata dia. Meski begitu, Suranti mengaku akan sangat bersyukur jika rencana tersebut benar-benar direalisasikan oleh pemerintah.

"Saya sangat berharap, kami masih menunggu pusat. Karena kan beban kerja kami sama dengan yang PNS, bahkan mungkin lebih banyak," tutur Suranti.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati menerangkan, ada 128 guru honorer yang tersebar di Kota Solo. Rinciannya 95 orang tersebar di Sekolah Dasar, 21 di jenjang SMP dan sisanya mengabdi di SMA.

Terkait rencana pemerintah mengangkat guru honorer menjadi PNS, Etty belum bisa berkomentar banyak. "Kami masih menunggu regulasinya," pungkas dia.





(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id