Puluhan Kader PKS Banyumas Mengundurkan Diri

Antara 23 Oktober 2018 21:10 WIB
pks
Puluhan Kader PKS Banyumas Mengundurkan Diri
Lambang Partai Keadilan Sejahtera, Medcom.id
Purwokerto: Puluhan kader dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyumas, Jawa Tengah, mengundurkan diri. Mereka menyatakan nonaktif dari keanggotaan partai.

Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Banyumas, Mahfulyono, mengatakan 80 orang mengundurkan diri dari keanggotan. Beberapa di antaranya calon legislator.

"Tapi mereka tak akan mundur dari pencalonan," kata Mahfulyono dalam konferensi pers di Purwokerto, Selasa, 23 Oktober 2018.


Mereka kecewa dengan penandatanganan pakta integritas berisi pernyataan loyalitas pada partai. Penandatanganan dibubuhkan di atas materai.

"Pakta integritas tersebut berisikan kesepakatan terhadap Tadzkirah Dewan Syariah Pusat PKS Nomor 60 yang menurut kami lebih memaksakan atau
menjustifikasi kehendak pimpinan PKS secara sewenang-wenang walaupun
melanggar AD/ART PKS," katanya lagi.

Bila tak menandatangani pakta, kader dianggap tak loyal atau membangkang. Menurut Mahfulyono, aturan itu menyakiti hati kader. Sebab kader telah berjuang selama 19 tahun untuk membesarkan PKS.

Mahfulyono menilai situasi internal PKS tak kondusif. Lantaran itu mereka mundur dari kepengurusan partai di Banyumas.

Ketua Daerah Dakwah Banyumas dan Cilacap DPW PKS Jawa Tengah Ibnu Salimi mendengar kabar pengunduran diri puluhan pengurus DPD PKS Kabupaten Banyumas. Menurut Salimi, tindakan itu merupakan hak para kader.

"Artinya mereka mempunyai pandangan atas segala sesuatu, proses-proses, kebijakan yang ada di PKS. Kemudian mereka mengambil sikap, itu hak mereka, kita hargai," kata Salimi.

Sikap tersebut, lanjut Salimi, akan berpengaruh pada perolehan suara PKS pada Pemilu 2019. Namun Salimi berharap pengaruhnya tak signifikan.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id