Luncuran awan panas dari puncak Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/2/2019). ANTARA FOTO/Agus Sarnyata.
Luncuran awan panas dari puncak Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/2/2019). ANTARA FOTO/Agus Sarnyata. (Ahmad Mustaqim)

BPBD Siapkan Penampungan Ternak Warga Sekitar Gunung Merapi

gunung merapi
Ahmad Mustaqim • 20 Februari 2019 17:38
Sleman: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan lokasi penampungan ternak andai terjadi peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Ternak yang diungsikan merupakan milik warga kawasan rawan bencana (KRB) di Lereng Gunung Merapi.
 
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan ternak milik warga di kawasan KRB III. Total jumlah ternak yang terdata sebanyak 6.738 ekor.
 
"Seluruhnya yang terdata dari kawasan KRB III. Jika terjadi sesuatu (peningkatan aktivitas Gunung Merapi) sudah kita antisipasi," kata Makwan saat dihubungi,  Rabu, 20 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas
 
Makan menjelaskan, ternak yang terdata itu meliputi sapi, kambing, hingga domba. Adapun ternak sapi sebanyak 1.520 ekor; sapi perah 2.196 ekor; domba 237 ekor; dan kambing 2.785 ekor. 
 
Ternak-ternak yang terdata itu berasal dari Kecamatan Cangkringan, Kecamatan Pakem, serta Kecamatan Turi. Menurut Makwan, ada sejumlah lokasi yang disiapkan sebagai penampungan ternak. Salah satunya di Lapangan Jabalkat, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, yang bisa menjadi titik pusat.
 
Selain itu, ada pula kandang-kandang komunal yang ada di hunian tetap (Huntap). "Huntap ini ada Pagerjurang Cangkringan itu, nanti juga bisa dipakai untuk menampung hewan ternak," jelas Makwan.
 
Baca: Banjir Lahar Berpotensi Menerjang Kali Gendol Lereng Merapi
 
Berdasarkan informasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, aktivitas Gunung Merapi masih berstatus waspada. Meskipun, gunung ini beberapa hari terakhir mengeluarkan awan panas.
 
Makwan menyatakan petugas BPBD dan tim SAR terus berkoordinasi jika sewaktu-waktu harus membantu warga di lereng Gunung Merapi. "Kami siaga apabila membantu warga di perbatasan Klaten maupun Magelang," pungkas Makwan.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif