Dukung Jokowi Dua Periode, Pemahat Patung Jalan Kaki Blora-Jakarta

Mustholih 27 November 2018 11:44 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Dukung Jokowi Dua Periode, Pemahat Patung Jalan Kaki Blora-Jakarta
Lilik Yuliantoro, seorang pemuda berusia 29 tahun asal Desa Ketangar, Blora, Jawa Tengah, melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta/ Mustholih
Semarang: Lilik Yuliantoro, seorang pemuda berusia 29 tahun asal Desa Ketangar, Blora, Jawa Tengah, melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta. Lilik mengaku ingin bertemu Presiden Joko Widodo guna menyampaikan seribu aspirasi warga yang dia temui di sepanjang perjalanan menuju Ibu Kota.

"Sepanjang jalan ini sudah mengumpulkan 285 aspirasi. Saya merajut aspirasi ini dari warga-warga yang saya temui saat di jalan. Target bisa kumpulkan seribu aspirasi dari masyarakat," kata Lilik kepada Medcom.id, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 27 November 2018.

Lilik berujar mulai melakukan aksi jalan kaki sejak Rabu, 21 November 2018. Dia tiba di Semarang, Jawa Tengah, pada pukul 15.00 WIB, Senin, 27 November 2018, dan memutuskan bermalam di Kantor Banteng Muda Indonesia Jawa Tengah.


Lilik kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Jakarta pada pukul 09.30 WIB, hari ini. Dia menargetkan aksi jalan kakinya tersebut bisa sampai Kendal, Jateng, pada sore nanti.

Dalam melakukan aksi jalan kaki itu, Lilik hanya berbekal satu tas ransel dan bendera merah putih yang dia pasang di tongkat sepanjang 1,5 meter. Di dalam tas, dia menyimpan pakaian dan berlembar-lembar kertas HVS yang berisi aspirasi warga.

Beragam aspirasi yang berhasil dijaring Lilik selama hampir satu pekan jalan kaki. Di Blora, Grobogan, dan Demak, Lilik mengaku mendapat keluhan, antara lain, soal guru honorer yang ingin diangkat sebagai PNS, PKL yang ingin mendapat tambahan modal, petani yang ingin dipermudah dalam mengakses pupuk, warga yang ingin nikah gratis, dan seputar bantuan Raskin, serta KIP yang kurang tepat sasaran. 

"Bahkan, di salah satu daerah terpencil di Grobogan, saya bertemu seorang ibu yang punua empat anak perempuan kecil-kecil yang ditingggal suami. Ibu ini ingin bisa menyekolahkan anaknya tapi tidak punya biaya," ujar pria yang sudah punya satu anak itu.


Lilik menunujukkan salah satu aspirasi yang diterimanya dari masyarakat selama perjalanan.

Lilik mengaku bukan pertama kali melakukan aksi jalan kaki. Pada 2014, dia pernah jalan kaki Blora-Semarang demi meminta keadilan buat klub Persikaba Blora. Pada 2018, Lilik kembali melakukan aksi jalan kaki Blora-Semarang demi mendukung Ganjar Pranowo terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode.

Lilik menambahkan tujuannya jalan kaki ke Jakarta untuk mendukung Jokowi menjadi presiden dua periode. Dia menilai Jokowi merupakan Presiden yang pro-rakyat. "Presiden Jokowi itu Bapak orang-orang kecil. Programnya sangat bagus terutama soal infrastruktur. Sudah terasa perubahan infrastruktur di Blora," tegas Lilik.

Lilik menargetkan aksi jalan kakinya ke Jakarta bakal memakan waktu 28 hari. Lilik optimistis bisa bertemu Jokowi di Istana Negara. "Ada teman-teman relawan Jokowi di Jakarta yang bersedia memfasilitasi pertemuannya," terang pria yang berprofesi sebagai pemahat patung dan jualan minuman jahe rempah di Blora itu.

Ketua BMI Jawa Tengah, Alwin Basri, menyatakan Lilik Yuliantoro ini merupakan kader BMI Kabupaten Blora. Alwin menyatakan aksi jalan kaki Lilik ini punya misi mulia. "Mas Lilik jakan kaki dari Blora menuju Istana mau menemui Bapak Presiden untuk mengajukan seribu aspirasi warga," ujar Alwin saat melepas Lilik melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Alwin berdoa semoga Lilik bisa bertemu Jokowi di Jakarta. Sebagai Ketua BMI Jawa Tengah, Alwin sudah memerintahkan kader-kader BMI Kendal hingga Brebes mengawal aksi jalan kaki Lilik. "Kita juga akan koordinasi dengan BMI Jabar. Yang jelas ini niatnya baik , mari kita dukung," kata calon legislator Provinsi Jateng dari Daerah Pemilihan Pati dan Rembang itu.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id