Menristekdikti Targetkan 1000 Startup Berbasis Teknologi pada 2019

Patricia Vicka 25 Oktober 2018 15:58 WIB
startup
Menristekdikti Targetkan 1000 Startup Berbasis Teknologi pada 2019
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Yogyakarta: Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menargetkan menghasilkan 1000 Startup berbasis teknologi dan riset pada 2019. Keberadaan startup ini diyakini mampu melahirkan inovasi.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, usaha rintisan sangat penting untuk didukung dan dibina untuk menghasilkan inovasi. Pasalnya di masa depan, ekonomi Indonesia tengah didorong berbasis teknokogi dan riset.  

"Pertumbuhan inovasi yang bagus akan mendorong ekonomi rakyat jadi lebih baik. Kami targetkan 2019 ada 1000 startup baru di Indonesia," kata Nasir saat membuka acara Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) di Yogyakarta, Kamis, 25 Oktober 2018.


Nasir menjelaskan, sejak dirinya menjabat sebagai Menteri pada 2015, ia memberi perhatian lebih pada pengembangan usaha rintisan berbasis riset. Hasilnya dalam kurun waktu lima tahun, jumlah usaha rintisan naik pesat dibandingkan sebelum ia menjabat.

Pada tahun 2014 hanya 15 riset yang menjadi usaha rintisan. Tahun 2015, naik menjadi 52. Tahun 2016 meningkat jadi 302 usaha.

"Lalu tahun 2017 saya kelola lebih baik lagi naik jadi 661 buah dan tahun 2018 jadi 956 buah," ungkap Nasir.

Untuk meningkatkan jumlah startup di Indonesia, Kemenristekdikti mengembangkan program pengembangan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT). Program ini sudah berjalan sejak tahun 2015.

Sampai 2018 sudah ada sekitar 923 startup dan calon startup yang mendapat bantuan dana dan pembinaan.

Salah satu langkah pendampingan dan pembinaan start up, Ditjen Penguatan Inovasi Kemenrisetdikti menyelenggarakan kegiatan Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E).

Pameran ini berlangsung selama empat hari mulai 25-28 Oktober 2018 di salah satu mall di Yogyakarta. Acara ini diikuti oleh 261 startup inovasi teknologi seluruh Indonesia.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id