Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id. (Ahmad Mustaqim)

Warga Gunungkidul Diimbau Ajukan Bantuan Air Sebelum Lebaran

kemarau dan kekeringan
Ahmad Mustaqim • 27 Mei 2019 18:38
Yogyakarta: Sejumlah kawasan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2019. Pemerintah daerah setempat mulai melakukan imbauan agar masyarakat terpenuhi kebutuhan air bersih saat lebaran. 
 
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edi Basuki mengatakan telah melakukan koordinasi dengan para camat dan PDAM Handayani pada pekan lalu. Hasil rapat itu, sejumlah wilayah diketahui sudah mulai mengalami kekurangan air bersih. 
 
"Dari beberapa masukan dalam pertemuan itu, beberapa wilayah Gunungkidul, masyarakat sudah mulai mengalami kekurangan air. Ada warga di kecamatan Girisubo, Rongkop, Tepus, Panggang, dan Purwosari," kata Edi saat dihubungi di Yogyakarta pada Senin, 27 Mei 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan, masyarakat di sejumlah lokasi itu sudah kehabisan stok air di bak penampungan. Selain itu, kekurangan air bersih itu karena tak adanya jaringan air lewat saluran perpipaan, termasuk PDAM. 
 
Meski demikian, hingga kini belum banyak masyarakat yang sudah mengajukan bantuan air bersih ke pemerintah. Tercatat, hanya ada perwakilan masyarakat dari Kecamatan Girisubo yang telah mengajukan permohonan bantuan. 
 
"Selain Kecamatan Girisubo belum ada permohonan lagi. Jika ada, akan kita proses," kata dia. 
 
Edi menuturkan, BPBD akan memetakan dan menjadwalkan proses pendistribusian bantuan air bersih saat musim kemarau benar-benar sudah terjadi di banyak lokasi. Ia mengimbau masyarakat yang butuh air bersih saat lebaran agar segera mengajukan bantuan. 
 
"Kalau bisa empat hari sebelum lebaran kita dropping. Kalau permintaan hanya satu desa di satu kecamatan jadi sulit (tidak efisien)," ujarnya. 
 
Ia menambahkan, pihaknya belum mendistribusikan bantuan air bersih ke Kecamatan Girisubo. Pasalnya, permohonan bantuan itu langsung diajukan ke Bupati Gunungkidul. 
 
"Karena permohonan ke bupati, kami menunggu disposisi. Kalau memungkinkan kita lakukan dropping segera. Jika permintaan merata, kita kerahkan empat armada," ungkapnya. 

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif