Aktivitas Magmatik Gunung Merapi Masih Berjalan

Ahmad Mustaqim 31 Mei 2018 14:34 WIB
gunung merapi
Aktivitas Magmatik Gunung Merapi Masih Berjalan
ilustrasi Medcom.id
Yogyakarta: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan aktivitas magmatik Gunung Merapi masih terjadi hingga saat ini. Walaupun, erupsi gunung tersebut sudah tak terjadi lagi sejak 24 Mei 2018 lalu. 

"Magma ini memang sedang berjalan. Dia (magma) memang cenderung menuju ke atas," kata Kepala Seksi Merapi BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso di kantornya, Kamis, 31 Mei 2018. 

Ia menjelaskan, letusan magmatik sudah mulai terjadi sejak 21-24 Mei 2018. Hal itu ditandai dengan keluarnya material baru. 


Namun, lanjutnya, letusan magmatik tidak bisa diukur dengan seperti tinggi kolom asap saat erupsi. "Yang jadi ukuran material yang dimuntahkan. Kalau (erupsi) 11 Mei itu material lama yang dimuntahkan," ujarnya. 

Berdasarkan alat pemantau BPPTKG, ia menjelaskan, aktivitas Gunung Merapi hingga kini masih cukup tinggi. Jika berdasarkan pantauan visual atau audio, perkembangan aktivitas Gunung Merapi tidak dapat diketahui langsung. 

Ia menyebutkan gempa guguran dan embusan di puncak Merapi masih cukup tinggi. Kemudian, gempa vulkano tektonik juga terjadi cukup signifikan untuk kondisi sumbat lava yang sudah terbuka saat ini. 

"Hal ini memang sangat beda dengan (letusan Gunung Merapi) tahun 2006 dan 2010, kondisinya langsung magmatik," kata dia. 

Agus menambahkan, pelepasan gas yang sudah terjadi memang cukup tinggi, sehingga bermakna ada suplai dari bawah. Gas tersebut diproduksi oleh magma dari kedalaman Gunung Merapi. 




(ALB)