Bandara Internasional Yogyakarta. Medcom.id/Ahmad Mustaqim.
Bandara Internasional Yogyakarta. Medcom.id/Ahmad Mustaqim. (Ahmad Mustaqim)

Proyek Kereta Bandara YIA Menunggu Persetujuan Sultan

bandara Yogyakarta Airport
Ahmad Mustaqim • 10 Juni 2019 14:04
Yogyakarta: Tahapan pembangunan infrastruktur pendukung Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo terus berjalan. Tahapan proses pembangunan kereta api bandara menemui titik terang. 
 
Sekretaris Daerah Pemerintah DIY, Gatot Saptadi mengatakan tahapan pembangunan kereta bandara sudah diproses. Pemerintah DIY sudah menyerahkan dokumen itu ke meja Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
 
"Berkas (persetujuan pembangunan kereta bandara) sudah di meja Pak Gubernur. Belum tahu ditandatangani atau belum," kata Gatot di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin, 10 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gatot mengatakan dokumen yang sudah diberikan berisi izin penetapan lingkungan proyek infrastruktur. Adapun jarak stasiun Kedundang yang akan menghubungkan dengan bandara YIA sekitar tujuh kilometer.
 
"Saya sudah lihat berkasnya. Tapi belum mengecek lagi sudah disetujui ngarso dalem (panggilan Sri Sultan) atau bagaimana," jelas Gatot.
 
Kepala Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budianto mengatakan rencana pembangunan infrastruktur kereta bandara YIA dijadwalkan mulai tahun ini. Pembangunan akan dilakukan Direktorat Jenderal Kerkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. 
 
"Stasiunnya (Kedundang) akan dibuat baru oleh DJKA. Informasinya tahun ini akan dimulai konstruksi," kata Eko. 
 
Saat ini, penumpang di Bandara YIA masih difasilitasi dengan satu rangkaian kereta. Kereta ini beroperasi dengan rute Stasiun Maguwoharjo, Stasiun Tugu, Stasiun Yogyakarta (Tugu), Stasiun Wates, hingga Stasiun Wojo (Purworejo). 
 
"Kereta api (bandara YIA) dirancang dedicated buat melayani penumpang dan akan beroperasi reguler. Titik pemberangkatan dari Stasiun Maguwo hingga Stasiun Wojo," jelas Eko.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif