Lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (7/1/2019) pagi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho.
Lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (7/1/2019) pagi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho. (Antara)

BPBD Jateng Tambah Alat Pemantau Gungung Merapi

gunung merapi
Antara • 10 Januari 2019 12:41
Semarang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah menambah alat untuk memantau perkembangan letusan Gunung Merapi yang saat ini berstatus waspada atau level 2. Alat tambahan tersebut adalah tiga Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang di beberapa sudut.
 
"Khusus di Jateng, kami menambah tiga alat pemantau berupa kamera CCTV yang dipasang di Balerante Klaten, Magelang, dan Boyolali," kata Kepala Pelaksana Harian BPDB Provinsi Jateng Sarwa Pramana di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 10 Januari 2019.
 
Sarwa menjelaskan, penambahan alat pemantau yang saat ini total berjumlah sekitar 150 alat itu bertujuan agar ketika aktivitas Gunung Merapi meningkat bisa langsung dilakukan langkah-langkah evakuasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai upaya lain untuk mengurangi risiko bencana terkait meletusnya Gunung Merapi, jajaran BPBD Jateng juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pengecekan jalur evakuasi dan shelter atau hunian sementara untuk warga yang mengungsi.
 
Sarwa mengungkapkan, jalur evakuasi di Kabupaten Klaten saat ini dalam kondisi rusak berat akibat dilintasi truk-truk pengangkut pasir.
 
"Sementara itu, shelter-shelter yang dibangun pada 2010 perlu dipastikan kebutuhan logistik dan juga peralatan dapur umumnya. Selain itu, perlengkapan lain yang perlu disiapkan adalah masker yang akan dibagikan kepada masyarakat terutama saat terjadi hujan abu," pungkas Sarwa.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi