Pemprov Jateng Bangun Rusunawa untuk Warga Miskin

Budi Arista Romadhoni 30 November 2018 18:14 WIB
perumahan
Pemprov Jateng Bangun Rusunawa untuk Warga Miskin
Kepala Seksi Perumahan Umum Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah Suprapta. Medcom.id/Budi Arista Romadhoni
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengupayakan rumah layak huni untuk keluarga yang berpenghasilan di bawah standar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan tidak tersentuh rumah subsidi. Rencananya Pemprov Jateng membangun rumah susun sewa.

Kepala Seksi Perumahan Umum Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jateng, Suprapta mengatakan, masih ada sekitar 4,5 juta jiwa warganya yang membutuhkan bantuan pemerintah untuk bisa mempunyai hunian layak.

"Kami sudah komitmen menyediakan lahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, tapi wujudnya rusun, tahun 2019 sudah sampai DED. Lokasinya di Plamongansari dan Tanah Emas," katanya di Kantor Disperakim Jateng, Semarang, Jumat, 30 November 2018.


Ada penyebab rusun dipilih ketimbang rumah tapak. Menurutnya masih banyak masyarakat berpenghasilan di bawah MBR dan tidak dapat membeli rumah tapak bersubsidi

"Kami melihat data penghasilan kurang Rp2,5 juta masih di kisaran 4,5 juta jiwa untuk Jawa Tengah. Nah, rusun ini diperuntukkan masyarakat yang tidak dapat menjangkau rumah subsidi," terangnya.

Dia juga menyebut masyarakat kalangan bawah sulit menjangkau persyaratan untuk mendapatkan rumah bersubidi. Padahal 'papan' merupakan sebuah kebutuhan pokok yang menjadi hak tiap warga.

Rusun tersebut diharapkan meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah. "Satu twin block bisa di huni sekitar 72 KK, kalau kita bangun 10. Kita bisa membantu 700 KK berpenghasilan rendah. Tapi nanti kita akan bangun satu rusun dulu," bebernya.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id