Salah satu perahu milik BPBD Jepara untuk digunakan saat musim hujan dan banjir, Rabu, 24 Oktober 2018. Medcom.id/ Rhobi Shani.
Salah satu perahu milik BPBD Jepara untuk digunakan saat musim hujan dan banjir, Rabu, 24 Oktober 2018. Medcom.id/ Rhobi Shani. (Rhobi Shani)

BPBD Jepara Pastikan Siap Menghadapi Banjir

musim hujan bencana banjir
Rhobi Shani • 24 Oktober 2018 11:26
Jepara: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah memastikan ketersediaan logistik cukup untuk menghadapi banjir saat musim hujan. Logistik tersebut adalah perahu karet, gergaji pemotong pohon, jaket pelampung, dan sejumlah peralatan lainnya.
 
Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Jepara, Jamalludin mengatakan, logistik yang tersedia yaitu enam perahu karet, 50 jaket pelampung, dan enam unit mesin gergaji pemotong pohon.
 
"Perahu karet akan ada tambahan dari provinsi sebanyak dua buah," kata Jamalludin saat dikonfirmasi, Rabu, 24 Oktober 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Hanya Satu Desa di Jepara Aman Risiko Bencana
 
Jamalludin menjelaskan, jumlah logistik yang dimiliki saat ini dinilai cukup untuk menghadapi bencana banjir. Namun, jika banjir terjadi dalam waktu yang bersamaan di sejumlah titik, Jamalludin mengatakan, jumlah logistik yang dimiliki saat ini masih kurang.
 
"Seperti tahun 2014 lalu kami sampai kewalahan. Tapi kalau banjir hanya di satu atau dua titik, peralatan yang dimiliki sudah cukup," jelas Jamalludin.
 
Selain mengecek kondisi logistik, Jamalludin menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai. Koordinasi dilakukan untuk memastikan tanggul-tanggul sungai yang melintasi wilayah permukiman dan area pertanian dalam kondisi baik.
 
"BPBD tidak bisa mengecek itu (tanggul) karena milik wilayah BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai). Sebagian besar, sungai yang di wilayah selatan milik BBWS semua," ungkap Jamalludin.
 
Ditambahkan Jamalludin, banjir yang kerap melanda desa-desa di wilayah Kecamatan Welahan, disebabkan luapan sungai dan tanggul jebol.
 
Hasil pemetaan daerah berisiko bencana banjir adalah seluruh desa yang berada di wilayah Kecamatan Welahan. Sebab, wilayah ini dilalui dua sungai besar, yaitu Sungai Serang Welahan Drainage (SWD) 1 dan SWD II. Selain itu, juga berbatasan dengan Sungai Wulan.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif