Gunung Merapi dari wilayah Kecanatan Cangkringan, Sleman. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Gunung Merapi dari wilayah Kecanatan Cangkringan, Sleman. Medcom.id/Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim)

Erupsi Gunung Merapi Sebabkan Hujan Abu Tipis

gunung merapi erupsi gunung
Ahmad Mustaqim • 05 Januari 2019 16:22
Yogyakarta: Gunung Merapi mengalami guguran kubah lava pada Jumat malam, 4 Januari 2019. Kondisi ini sempat menyebabkan hujan abu tipis di kawasan lereng gunung tersebut.
 
Berdasarkan data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, guguran kubah lava terjadi sekitar pukul 21.01 WIB, 4 Januari 2019 dengan amplitudo 70 mm. Durasi guguran kubah lava terjadi selama 150 detik dengan jarak luncur kurang lebih 1,2 kilometer ke arah hulu Kali Gendol.
 
Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan hujan abu tipis terjadi beberapa saat usai guguran kubah lava. Wilayah yang terdampak hujan abu tipis terjadi di wilayah Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Di wilayah DIY, hujan abu tipis terjadi di Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hujan abu tipis sekali ini terjadi ke arah tenggara, jaraknya (wilayah terdampak) sekitar lima kilometer. Kalau siang tadi sekitar empat kilometer," kata Hanik saat dihubungi, Sabtu, 5 Januari 2019.
 
Hanik menjelaskan, peristiwa hujan abu tipis bukan karena kekuatan erupsi ataupun guguran kubah lava. Menurutnya, peristiwa itu diakibatkan faktor kecepatan angin yang terjadi di wilayah terbuka.
 
"Bisa saja materi (erupsi) debu terbawa angin. Faktor penentunya arah mata angin itu sendiri," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, gambar di puncak Gunung Merapi masih terbilang kecil. Sebab, erupsi kategori efusif ini masih disertai dengan tumbuhnya kubah lava.
 
Di sisi lain, jarak lontaran guguran kubah lava bertambah jauh dibanding sebelumnya. Saat guguran lava pijar terjadi pada Selasa, 25 Desember 2018, sekitar pukul 21.39 WIB, jarak luncurnya sekitar 300 meter. Sementara, guguran lava pijar yang terjadi 27 Desember 2018, jarak luncurnya juga 300 meter. Jarak luncur guguran mencapai 600 meter terjadi pada 29 Desember 2018.
 
"Jarak aman saat ini masih ada pada atiga kilometer. Status (Gunung Merapi) masih level II atau waspada," ujarnya.
 
Pantauan BPPTKG, volume kubah lava saat ini sekitar 415 ribu meter kubik. Laju pertumbuhan kubah lava per hari sekitar 3800 meter kubik.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif