DIY Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Pemugaran Candi Kedulan

Ahmad Mustaqim 13 Januari 2018 10:46 WIB
cagar budaya
DIY Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Pemugaran Candi Kedulan
Candi Kedulan yang terletak di Dusun Kedulan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman dalam proses pemugaran. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Yogyakarta: Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta telah mulai memugar Candi Kedulan yang terletak di Dusun Kedulan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, sejak 5 Januari 2018. Pemugaran yang telah direncanakan pada 2017 ini diperkirakan berlangsung hingga akhir 2018.

Kepala BPCB DIY Ari Setyastuti mengatakan pemugaran mulai dilakukan di induk Candi Kedulan dan kemudian dilanjutkan ke candi-candi kecil atau disebut candi perwara di sekitarnya. BPCB DIY mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk pemugaran Candi Kedulan.

Meski demikian, kata Ari, penggunaan anggaran juga tergantung kebutuhan di lapangan. "Tergantung juga apakah banyak batuan yang perlu diganti atau tidak," ujar Ari saat dihubungi pada Sabtu, 13 Januari 2018.


Menurut Ari, 95 persen batu di kompleks Candi Kedulan masih batuan asli. Ia menaksir kebutuhan batuan untuk melengkapi candi tidak begitu banyak.

Candi Kedulan merupakan candi yang unik jika dibandingkan dengan candi lain. Salah satunya, karena pernah menjadi lokasi konferensi internasional vulkanologi beberapa tahun lalu. Hal ini tak lepas dari sejarah candi tersebut yang pernah diterjang lahar erupsi Gunung Merapi yang berada di utara candi.

Ia memperkirakan kompleks Candi Kedulan bisa dijadikan Pusat Studi Vulkano Arkeologi. Melihat dari lapisan sedimen bekas lahar erupsi Gunung Merapi, Candi Kedulan berada enam hingga tujuh meter di bawah permukaan tanah.

"Jadi tidak hanya untuk pembelajaran geologi, bisa juga sekaligus sebagai laboratorium arkeologi. Ini akan jadi tempat edukasi yang baik," jelas Ari.

Saat ini, Ari melanjutkan, fasilitas penunjang pembelajaran yang telah ada sebelumnya akan dikembangkan. Ia berencana menjadikan kompleks Candi Kedulan menjadi lokasi bumi perkemahan cagar budaya hingga sekolah cagar budaya.

Candi Kedulan pertama kali ditemukan pada 1993. Candi ini ditemukan pada posisi enam hingga tujuh meter di bawah permukaan tanah yang salah satunya akibat tertimbun lahar erupsi Gunung Merapi. Kompleks Candi Kedulan sempat menjadi embung karena berada di daerah resapan air. Bahkan warga sekitar pernah menjadikan tempat itu menjadi lokasi pemancingan pada 2013.
 



(SUR)