SPBU di Karimunjawa Tutup
SPBU di Karimunjawa Tutup (Budi Arista Romadhoni)

Cuaca Buruk, Pertamina Belum Bisa Kirim BBM ke Karimunjawa

kelangkaan bbm
Budi Arista Romadhoni • 31 Januari 2018 15:57
Semarang: Gelombang tinggi di Laut Jawa membuat suplai bahan bakar minyak (BBM) dan LPG ke Pulau Karimunjawa tersendat. Akibatnya, warga di kepulauan terluar di Jawa Tengah itu krisis BBM. 
 
"Terakhir kita menyuplai BBM 3 januari 2018, yaitu 75 ribu liter. Normalnya bisa digunakan 7-10 hari," kata General Manager Pertamina MOR IV, Yanuar Budi Hartanto di Semarang, Rabu, 31 Januari 2018. 
 
Menurut Yanuar, cuaca buruk di laut Jawa menjadi hambatan Pertamina untuk mendistribusikan BBM.  "Satu satunya pendistribusian di Karimunjawa hanya menggunakan kapal, tidak ada yang lain. Hambatannya bila cuaca buruk, ya tidak bisa berlayar," jelasnya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kepulauan Karimunjawa Krisis BBM
 
Awalnya Pertamina MOR IV sudah menyiapkan untuk pengiriman BBM pada 10 Januari. Tapi, sayangnya ada larangan berlayar karena cuaca buruk. 
 
"Untuk larangan berlayar sampai sekarang belum dicabut, Tentunya bila kita paksakan juga kita tidak punya izin untuk berlayar.  Keselamatan faktor utama untuk pendistibusian BBM ini," tambahnya.  
 
Yanuar juga menegaskan kapal pengangkut BBM masih bersandar di Tanjung Emas sampai izin berlayar diperbolehkan oleh Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP). 
 
"Ada penambahan jumlah BBM yang dikirim yaitu 135 ribu kiloliter mungkin dapat untuk bertahan 20 hari. Rinciannya Pertalite 55 kiloliter, Bio Solar 70 kiloliter, Dexlite 10 kiloliter. Dan LPG juga akan kita kirim lewat Jepara," tandasnya. 
 
Terkait usulan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang pembangunan bungker minyak di Karimunjawa. Yanuar mengatakan, pihaknya belum ada rencana terkait pembangunan bungker BBM. 
 
"Kita evaluasi, apakah perlu buat bungker, apakah kapal bisa bersandar. Solusi waktu dekat kapal pengiriman nanti akan diperbesar dan BBM disimpan di kapal," ucapnya.  
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif