BPBD Pati Gandeng Masyarakat untuk Cegah Kebakaran
Kobaran api dan kepulan asap kebakaran hutan Gunung Sindoro terlihat dari Desa Muntung, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Senin (10/9). ANTARA FOTO/Anis Efizudin.
Pati: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memantau aktivitas masyarakat yang mendirikan kemah di sekitar hutan. Hutan yang mendapat pengawasan berada di Bumi Minatani kecamatan Pucakwangi, Sukolilo, dan Telogowungu. Dari tiga lokasi itu, hanya hutan jati Regaloh di Kecamatan Telogowungu yang kerap dijadikan lokasi kegiatan masyarakat.

"Aktivitas hanya di Regaloh, ini untuk menghindari kebakaran. Selama tidak membuang puntung sembarang saja," kata Kepala Pelaksana BPBD Pati, Sanusi Siswoyo saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 14 September 2018.

Sanusi menjelaskan, selain memantau aktivitas masyarakat, BPBD Kabupaten Pati juga berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat untuk mencegah kebakaran hutan. Dalam pencegahan, BPBD ingin adanya ketersediaan alat untuk pemadaman, satu unit mobil Damkar milik BPBD yang rusak juga saat ini sedang dalam perbaikan.


Sementara untuk mencegah kebakaran hutan di kawasan pegunungan Muria di Kabupaten Kudus, BPBD Kabupaten Kudus menggandeng kelompok masyarakat untuk melakukan pengawasan aktivitas pendakian.

Jalur-jalur pendakian menuju puncak gunung Muria juga tak luput dijaga. Termasuk jalur pendakian baru melalui desa Japan Kecamatan Dawe.

"Kami sudah minta kepada pemerintah desa di kawasan Muria dan masyarakat peduli Muria untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas pendakian. Pendaki diimbau untuk tidak menyalakan api," kata Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Bergas C Penanggungan.

Bergas menambahkan, kebakaran hutan di kawasan gunung Muria pada September 2017 diduga disebabkan dari aktivitas pendakian. Yaitu, adanya pendaki yang membuang puntung rokok sembarangan.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id