Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id (Ahmad Mustaqim)

Kasus 2.000 Suara Bergeser di Sleman Memenuhi Unsur Pidana

surat suara
Ahmad Mustaqim • 20 Juni 2019 12:13
Sleman: Bergesernya sekitar dua ribu suara Pileg 2019 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dilimpahkan ke kepolisian. Kasus ini telah diproses sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) yang beranggotakan Bawaslu, kejaksaan, dan kepolisian.  
 
Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar, menuturkan sudah melimpahkan berkas terlapor yang merupakan seorang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Depok, pekan lalu. Ia mengatakan kasus yang ditangani telah memenuhi unsur pidana. 
 
"Saat ini kepolisian yang menangani," kata Arjuna saat dihubungi, Kamis, 20 Juni 2019. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan terlapor dijerat Pasal 505 dan 551 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal itu berkaitan kelalaian atau kesengajaan melakukan pengubahan hasil hitung suara. Pasal itu mengandung ancaman pidana dua tahun dan denda Rp20 juta. 
 
Arjuna mengungkapkan kasus bergesernya sekitar dua ribu surat suara dialami sejumlah partai politik. Di antaranya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak 1.508 suara, Berkarya sekitar 200 suara, dan Garuda sekitar 100 suara.
 
"Surat suara ini bergeser ke satu partai," ungkap dia. 
 
Arjuna menerangkan pergeseran surat suara berdampak terhadap hasil keterpilihan kursi partai di tingkat DPRD Kabupaten Sleman. Meskipun hal itu bisa terbaca pengawas dan penyelenggara pemilu. 
 
Kepala Polres Sleman, AKBP Rizky Ferdiansyah, mengonfirmasi kasus itu masih tahap penyidikan. Rizky belum bisa membeberkan perkembangan penanganannya. 
 
Rizky mengungkap terlapor belum diperiksa oleh Bawaslu. Sebab, ada aturan yang menjelaskan saksi pelaku tak perlu hadir. Tapi, dia memastikan, aparat tetap akan melakukan pemanggilan.
 
"Terlapor tetap kami jadwalkan pemanggilan untuk kelengkapan berkas," ucapnya. 
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif