Juru bicara managemen Berkah Ria, Diva Permana di Yogyakarta, Kamis, 15 November 2018. Medcom.id/ Patricia Vicka.
Juru bicara managemen Berkah Ria, Diva Permana di Yogyakarta, Kamis, 15 November 2018. Medcom.id/ Patricia Vicka. (Patricia Vicka)

Pengelola Bianglala Sekaten Bersedia Tanggung Jawab

kecelakaan
Patricia Vicka • 15 November 2018 16:27
Yogyakarta: Management Berkah Ria sebagai pengelola wahana permainan bianglala bersedia bertanggung jawab atas insiden beberapa waktu lalu di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS). Insiden menengangkan tersebut terjadi pada Minggu, 11 November 2018 malam.
 
Juru bicara managemen Berkah Ria, Diva Permana mengakui wahana bianglala belum laik operasi. Lantaran pihaknya belum memiliki standarisasi keamanan dan uji kelayakan operasional.
 
"Yang kemarin (wahana terbalik) itu keluaran terbaru. Beda sama yang lain. jadi memang belum ada standarisasi keamanan," kata Permana di Yogyakarta, Kamis, 15 November 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Permana menjelaskan, bentuk tanggung jawab management adalah menghentikan operasional wahana sampai penyelidikan selesai. Selain itu kedepannya managemen akan meningkatkan pengecekan wahana sesuai standarisasi keamanan. 
 
"Kemarin wahana sudah sering kami cek. tapi ke depannya kami tingkatkan lagi. Ini bentuk tanggungjawab kami," tegas Permana.
 
Permana mengungkapkan, management akan mengikuti uji kelaikan demi menjamin keamanan dan keselamatan penumpang.
 
Menurut Permana, insiden terjadi diduga adanya penumpang yang bergoyang terlalu berlebihan di dalam wahana. Penumpang tersebut diduga ingin berfoto sambil bergaya di atas bianglala.
 
"Ada pengunjung macam-macam di dalam wahana. Mungkin mau selfie jadi goyang-goyang keras. Terus terbalik," klaim Permana.
 
Sementara Polresta Yogyakarta telah melakukan investigasi dan mengirim tim untuk memeriksa kelaikan wahana pada Rabu, 14 November 2018.
 
Kapolresta Yogyakarta Kombes Armaini menegaskan, hasil pemeriksaan menyimpulkan wahana bianglala tidak laik operasi dan berbahaya.
 
"Pengelola wahana bianglala harus bertanggung jawab atas insiden ini. Wahana ini sudah kami hentikan operationalnya," tegas Armaini.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi