Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Medcom.id/Budi Arista Romadhoni (Antara)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Medcom.id/Budi Arista Romadhoni (Antara) (Mustholih)

Pemprov Jateng Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian

opini
Mustholih • 27 Mei 2019 17:11
Semarang: Badan Pemeriksa Keuangan kembali memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas Laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun anggaran 2018.
 
Opini tersebut diberikan BPK saat menyerahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan daerah kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Prabowo, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jateng, Rukma Setyabudi.
 
"Ini menunjukkan komitmen dan upaya nyata DPRD dan manajemen pemerintah 
Provinsi Jateng untuk terus mendorong perbaikan pengelolaan keuangan dengan menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan keuangan yang baik,” kata Anggota II BPK, Agus Joko Pramono, saat menyerahkan LHP kepada Ganjar dan Rukma, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 27 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Capaian ini menjadi prestasi karena Pemprov Jawa Tengah berhasil meraih opini WTP dari BPK depalan kali berturut-turut. Meski begitu, dalam LHP 2018, BPK masih menemukan sejumlah masalah terkait Sistem Pengendalian Intern (SPI) maupun kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. “Meskipun demikian, permasalahan-permasalahan tersebut tidak mempengaruhi kewajaran atas penyajian laporan keuangan,” ujarnya.
 
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan capaian opini WTP delapan kali berturut-turut ini merupakan hasil kerja bersama aparatur sipil negara. "Meski WTP, bukan berarti tanpa pengecualian. Sebelum 60 hari, kita upayakan segera membuat rekomendasi paska diterimanya LHP atas LKPD ini," ungkap Ganjar.
 
Perbaikan rekomendasi yang harus diselesaikan, kata Ganjar, terkait aset sekolah dan BOS yang belum terintegrasi dengan Sistem Pengendalian Intern. Ganjar segera membahas dan mengerjakan bersama-sama dengan instansi terkait. "Apa kesulitannya kita bicarakan, tapi jangan ngapusi. Selanjutnya kita akan naik kelas yakni penilaian sesuai kinerja. Di dapur kita ini juga ramai, tunjuk-tunjukan, saling memonitoring," tegas Ganjar.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif