Abu Bekas Letusan Freatik Gunung Merapi Dibersihkan
Petugas BPBD Sleman saat membersihkan abu bekas letusan freatik Gunung Merapi. (Foto: BPBD Sleman)
Sleman: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengoperasikan tujuh mobil tangki untuk membersihkan abu bekas letusan freatik Gunung Merapi, Sabtu 12 Mei 2018. Pembersihan dilakukan di sejumlah sekolah yang berada di kawasan lereng Gunung Merapi. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan, menuturkan fasilitas umum seperti sekolah menjadi sasaran utama pembersihan. 

"Kira-kira ada sembilan sekolah yang dibersihkan," kata Makwan, Sabtu 11 Mei 2018. 


Beberapa sekolah yang dibersihkan di antaranya SD Kaliurang 1, SD Kaliurang 2, TK N 3 Kaliurang, SD N 4 Sleman, TK N Pangukan, TK ABA Boyong, dan SMP N 2 Pakem. Selain sekolah, fasilitas umum lain yang dibersihkan adalah Puskesmas Pembantu di Kecamatan Kaliurang. 

Baca: Letusan Freaktik tak Bisa Diprediksi

BPBD bekerja sama Tim Reaksi Cepat, Pemadam Kebakaran dan Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman untuk membersihakn sisa abu letusan freatik Gunung Merapi. 

Sleman jadi salah satu wilayah terdampak dalam peristiwa letusan freatik Gunung Merapi, Jumat pagi, 11 Mei 2018. Setidaknya, dari lereng Gunung Merapi hingga wilayah Sleman selatan dan barat ikut terdampak. Meskipun, abu juga menjangkau sebagian wilayah Kota Yogyakarta, Bantul, dan Kulon Progo. 

Meski Sleman paling terdampak, ketebalan abu tidak sama. "Ketebalan abu akibat letusan freatik kemarin memang tak sama tiap kecamatan," kata dia. 

Walhasil, Dinas Kesehatan DIY juga mengimbau warga waspada. Bagi yang memiliki alergi, diimbau menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan. 

Baca: Ratusan Pendaki Gunung Merapi Telah Dievakuasi



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id