Jelang Imlek, Lalu Lintas di 7 Lokasi di Solo Ditutup
Pengendara melintasi lampion di Solo menjelang Tahun Baru Imlek, Kamis 15 Februari 2018, Medcom.id - Pythag
Solo: Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2569 di Kota Solo, Jawa Tengah, dipusatkan di Pasar Gede. Dinas Perhubungan Surakarta melakukan rekayasa lalu lintas selama tujuh jam mulai Kamis, 16 Februari 2018.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surakarta Ari Wibowo mengatakan penutupan lalu lintas dilakukan di tujuh lokasi. Penutupan arus lalu lintas mulai Kamis sore ini, sekitar pukul 18.00 WIB.

"Kami melakukan penutupan tujuh simpang jalan," ungkap Ari di Solo.


Tujuh lokasi yaitu:
- simpang empat Jalan Jendral Sudirman 
- simpang tiga Denpom
- simpang empat Jalan Urip Sumoharjo
- simpang empat Warung Pelem
- simpang empat Jalan Suryopranoto
- simpang empat PTPN
- simpang empat Widuran

"Bundaran Gladag ke utara dan simpang empat Nonongan ke timur secara situasional bisa kita tutup apabila terjadi kemacetan," ujarnya.

Jika memungkinkan, jalur satu arah Jalan Ronggowarsito juga akan dibuka dua arah. Sedangkan Jalan Slamet Riyadi dari Nonongan ke barat akan dibuka dua arah mulai pukul 22.00 WIB.

"Nonongan ke timur mungkin akan tetap satu arah, mengingat padatnya lalu lintas. Masyarakat juga bisa lewat Jalan Imam Bonjol ke utara," 

Dinas Perhubungan Kota Surakarta juga telah mempersiapkan beberapa kantong parkir. Seperti di Benteng Vastenburg, Taman Mayor Kusnanto, Balai Kota Surakarta, kawasan Gereja Santo Antonius dan kawasan Pasar Gede.

"Beberapa ruas jalan juga akan difungsikan sebagai parkir seperti Jalan Arifin, Urip Sumoharjo, Suryopranoto, RE. Martadinata dan Mayor Kusmanto," beber dia.



(RRN)