Kapal-kapal bersandar di Dermaga Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Medcom.id/Rhobi Shani
Kapal-kapal bersandar di Dermaga Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Medcom.id/Rhobi Shani (Rhobi Shani)

Ratusan Wisatawan Tertahan di Karimunjawa

cuaca ekstrem gelombang tinggi
Rhobi Shani • 31 Desember 2018 17:44
Jepara: Ratusan wisatawan terjebak di kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Ratusan wisatawan itu semestinya tiba di daratan Jepara kemarin dan hari ini, Senin, 31 Desember 2018, namun tertahan lantaran pelayaran dihentikan .
 
Ketua Perkumpulan Biro Wisata Karimunjawa Arif Setiawan menyampaikan, aktivitas pelayaran sejak kemarin, Minggu, 30 Desember 2018, dihentikan karena gelombang tinggi  yang tidak aman untuk pelayaran.
 
“Kalau kemarin masih ada satu kapal yang berangkat dari Karimunjawa. Tapi kapal yang dari Semarang yang mestinya bolak-balik tidak berlayar,” ujar Arif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kondisi serupa juga terjadi untuk pelayaran arah Jepara menuju Karimunjawa. Wisatawan yang hendak menikmati malam pergantian tahun di wilayah terluar Kabupaten Jepara tidak dapat berlayar. Saat ini, dua kapal yang melayani penyeberangan Jepara – Karimunjawa bersandar di Dermaga Kartini.
 
“Peringatan larangan berlayar itu berlaku kemarin dan hari ini. Untuk besok, belum tahu kami masih menunggu informasi lebih lanjut,” kata Arif.
 
Kepala Cabang Jepara PT Sakti Inti Makmur, perusahaan operator kapal motor cepat (KMC) Express Bahari Sugeng Riyadi mengatakan, KMC Express Bahari seharusnya mengangkut 350 penumpang dari Jepara menuju Karimunjawa hari ini. Kapal urung berangkat karena tak bisa mengantongi surat izin berlayar.
 
“Kemarin jadwal yang dari Karimunjawa kami majukan. Hari ini yang dari Jepara maupun Semarang tidak berangkat,” ungkap Sugeng.
 
Kepala UPP Syahbandar Jepara, Trijoto menerangkan, informasi yang diterima pihaknya dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebutkan bahwa tinggi gelombang di wilayah perairan laut utara jawa mulai 1,25 meter hingga 2,5 meter. Kemudian kecepatan angin mencapai antara 10 sampai 25 knots.
 
“Melihat kondisi tersebut, untuk sementara demi keamanan pelayaran kami tidak menerbitkan surat izin berlayar,” tandas Trijoto.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif