Hari Bebas Kendaraan di Solo Diliburkan
Pedagang Solo Car Free Day di wilayah Gladag, Jalan Slamet Riyadi
Solo: Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta meliburkan gelaran hari bebas kendaraan (Solo Car Free Day) selama tiga pekan, yakni pada 10, 17, dan 24 Juni 2018. Diliburkannya kegiatan itu untuk mengurangi kepadatan lalu lintas saat masa angkutan lebaran.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta Hari Prihatno mengemukakan, pekan ini diprediksi mulai terjadi lonjakan jumlah kendaraan pemudik yang melintas. "Sebab, akhir pekan ini kebanyakan instansi sudah libur," ujar Hari kepada wartawan, Jumat, 8 Juni 2018.

Sedangkan jika Jalan Slamet Riyadi yang biasanya digunakan untuk Car Free Day Minggu pagi ditutup, maka akan terjadi penumpukan kendaraan. "Sehingga untuk tiga pekan ke depan, sampai arus balik, CFD kami liburkan sementara," kata dia.


Dinas Perhubungan memprediksi tahun ini jumlah kendaraan pemudik yang melintas di Solo meningkat hingga tiga persen. Dari 7,9 juta kendaraan melintas, diperkirakan naik hingga lebih dari 8 juta kendaraan.

Sementara Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Sis Wuryanto mengatakan, Satpol PP tetap akan melakukan patroli. Petugas Satpol PP bakal memberikan peringatan bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang nekat berjualan di Car Free Day pada hari yang ditentukan.

"Jadi akan kami tertibkan. Petugas kami melakukan patroli PKL Car Free Day pada hari yang ditentukan untuk libur," terang Agus.




(ALB)