Gempa Bumi Guncang Pati dan Jepara
ilustrasi Medcom.id
Pati: Gempa bumi berkekuatan 4,3 skala richter (SR) dirasakan oleh sebagian masyarakat di Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Kamis, 3 Mei 2018 pagi.

Suroto, salah seorang warga Desa Kalikalong, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, mengungkapkan gempa dirasakan sekitar pukul 06.00 WIB. Ia mengakui getarannya cukup kuat hingga membuat dirinya bersama anggota keluarganya keluar rumah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal serupa, lanjut dia, dilakukan oleh warga sekitar rumahnya juga keluar rumah untuk mengantisipasi ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada rumah mereka.


"Adanya gempa ini, nelayan biasanya tidak melaut sementara karena pengalaman sebelumnya diikuti dengan cuaca buruk di lautan," ujar Suroto yang juga Koordinator Nelayan Sambiroto, Kecamatan Tayu, Pati.

Nelayan yang sudah telanjur melaut, katanya, sudah pulang dengan selamat. 

Hingga kini, lanjut dia, dirinya belum mendapatkan informasi adanya kerusakan akibat gempa tersebut, karena saat terjadi gempa juga tidak ada barang-barang yang sampai terjatuh atau roboh.

Berdasarkan analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi yang terjadi dengan kekuatan 4,3 SR dengan episenter yang terletak pada koordinat 6.42 LS dan 111.07 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 36,6 kilometer arah utara Kota Pati pada kedalaman 12 km tidak sampai dirasakan warga yang berada di Kecamatan Juwana, Pati dan sekitarnya.

Munir, salah seorang warga Juwana mengakui tidak merasakan adanya getaran gempa.

"Saya juga tidak mendengar adanya informasi gempa di wilayah Juwana dan sekitarnya," ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Efendi warga Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati Kota mengaku tidak merasakan adanya getaran gempa antara pukul 05.30 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdianto menambahkan getaran gempa yang pusatnya berada di laut pada jarak 36,6 kilometer arah utara Kota Pati pada kedalaman 12 km.

"Saya sendiri saat berada di Kota Jepara juga merasakan getarannya, meskipun tidak kuat," ujarnya.

Atas peristiwa tersebut, lanjut dia, BPBD Jepara sudah berkoordinasi dengan masing-masing kecamatan yang terdampak gempa untuk melakukan pengecekan melalui kepala desa masing-masing apakah ada kerusakan yang ditimbulkan.

Hingga kini, kata dia, belum ada laporan adanya kerusakan yang ditimbulkan setelah adanya gempa bumi berkekuatan 4,3 SR tersebut.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id