Acara Grebeg Syawal di Yogyakarta. Foto: Medcom.id
Acara Grebeg Syawal di Yogyakarta. Foto: Medcom.id (Patricia Vicka)

Keraton Yogyakarta Ditutup hingga Besok

lebaran idul fitri
Patricia Vicka • 05 Juni 2019 13:23
Yogyakarta: Keraton Yogyakarta ditutup untuk kunjungan wisata selama Idulfitri 2019. Penutupan berlangsung dua hari, yakni pada Rabu, 5 Juni hingga Kamis, 6 Juni 2019.
 
"Iya ditutup 2 hari karena ada acara Grebeg Syawal dan ngabekten (Sungkeman) pada 5 sampai 6 Juni 2019,. Dibuka kembali Kamis, 7 Juni 2019, " ujar Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Raharjo, di Yogyakarta, Rabu, 5 Juni 2019. 
 
Dia menerangkan, prosesi Grebeg Syawal merupakan kegiatan rutin tahunan Keraton Yogyakarta. Saat Grebeg Syawal, Raja Yogyakarta mengirimkan gunungan kepada rakyat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prosesi ini sebagai bentuk ucapan syukur raja kepada rakyatnya," kata Singgih.
 
Singgih mengungkap, Grebeg Syawal dibuka untuk umum. Masyarakat bisa melihat proses Grebeg Syawal dari luar lingkungan Keraton Yogyakarta. 
 
Sementara itu, ngabekten adalah prosesi silaturahmi internal Keraton Yogyakarta. Yakni, proses para anak, cucu, keluarga, dan kerabat Sri Sultan HB X juga abdi dalem Keraton Yogyakarta melakukan sungkem kepada Raja Yogyakarta. 
 
"Ngabekten berasal dari kata bekthi atau berbakti. Acara berlangsung dua hari, tanggal 5 sampai 6 Juni ,"imbuhnya.  
 
Berbeda dengan Grebeg Syawal yang dibuka untuk umum. Ngabekten berlangsung tertutup di dalam kompleks Keraton Yogyakarta.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif