Waspada Serangan Ubur-ubur di Pantai Bantul dan Gunungkidul

Ahmad Mustaqim 06 Juni 2018 15:45 WIB
pariwisata
Waspada Serangan Ubur-ubur di Pantai Bantul dan Gunungkidul
Petugas SAR Pantai Parangtritis saat menemukan seekor ubur-ubur. Ist/SAR Pantai Parangtritis
Yogyakarta: Wisatawan yang hendak berlibur di pantai wilayah Bantul dan Gunungkidul harus berhati-hati dengan serangan ubur-ubur jenis Aurelia aurita. Keberadaan hewan laut tersebut sudah terdeteksi di sejumlah kawasan pantai.

Komandan SAR Linmas Parangtritis Ali Sutanto mengungkapkan ubur-ubur sudah muncul beberapa hari terakhir. Meskipun, petugas SAR baru melihat ubur-ubur berjumlah cukup banyak pada Rabu, 6 Juni 2018.

"Kalau laporan (wisatawan) yang tersengat belum ada, karena masih sepi sekarang," kata Ali saat dihubungi, Rabu, 6 Juni 2018.


Ia menjelaskan kemunculan ubur-ubur di pesisir pantai diperkirakan berlangsung hingga Agustus nanti. Sebab, kata dia, kondisi di laut sedang dalam suhu sangat dingin.

Ali mengimbau wisatawan di pantai lebih berhati-hati. Sebab, sengatan ubur-ubur bisa menyebabkan gatal, perih, hingga panas di kulit.

"Tapi memang tergantung kondisi tubuh korbannya. Paling berat bisa sampai pingsan," katanya.

Ubur-ubur juga mulai terdeteksi keberadaannya di Pantai Sepanjang dan Ngandong, Gunungkidul. Meskipun, jumlahnya belum terlihat banyak.

"Untuk di Pantai Baron belum (ditemukan). Di sana masih ada pantai yang teraliri air tawar dari sungai," kata Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Surisdiyanto.

Untuk mengantisipasi itu, pihak SAR meminta wisatawan sedia obat-obatan, baik itu balsem atau obatan tradisional.

"Ya untuk antisipasi dampak buruknya saja," ujarnya.
 



(SUR)