Kemenag DIY Pantau Hilal di Bukit Syeh Bela-Belu dan Brambang

Ahmad Mustaqim 15 Mei 2018 12:42 WIB
Ramadan 2018
Kemenag DIY Pantau Hilal di Bukit Syeh Bela-Belu dan Brambang
Ilustrasi
Yogyakarta: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memantau hilal pada Selasa sore, 15 Mei 2018. Pemantauan hilal dilakukan di dua lokasi, yakni Bukit Syeh Bela-Belu (Kabupaten Bantul) dan Bukit Brambang (Kabupaten Gunungkidul). 

Sekretaris Badan Hisab Rukyat Kemenag Perwakilan DIY, Jauhar Mustofa pemantauan hilal dilakukan setiap tanggal 29 bulan syakban. Bukit Syeh Bela-Belu juga sudah menjadi lokasi pusat observasi bulan oleh Kemenag Perwakilan DIY. 

"Pemantauan hilal biasanya di tiga lokasi; bukit Syeh Bela-Belu, Pantai Trisik (Kulon Progo), dan Bukit Brambang. Karena soal anggaran, pemantauan hilal di Pantai Trisik tidak ada," ujar Jauhar ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 15 Mei 2018. 


Pemantauan hilal diperkirakan akan menggunakan lima hingga enam teropong. Teropong itu dari Kemenag DIY, sejumlah perguruan tinggi, dan didukung rukyatul hilal indonesia (RHI).

Kemudian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga terlibat sebagai mitra kerja sama Kemenag DIY. "Pemantauan hilal kami mengundang Kemenag di setiap kabupaten di DIY, ormas seperti NU dan Muhammadiyah, lalu MUI," jelasnya. 

Ia memperkirakan, hilal sore nanti masih berada di bawah ufuk atau di posisi nol derajat. Sehingga, lanjutnya, dengan teori itu bulan syakban digenapkan jadi 30 hari. Cara penghitungan itu disebut istiqmal atau menggenapkan bulan. 

"Artinya besok belum puasa," ungkapnya. 

Ia menambahkan, hasil pemantauan hilal dan metode hisab juga diperkirakan menghasilkan hasil serupa. "Dengan cara hisab, posisi hilalnya minus nol derajat 7 menit 25 detik," katanya. 



(ALB)