Magma Diperkirakan belum akan Keluar dari Gunung Merapi

Ahmad Mustaqim 01 Juni 2018 17:54 WIB
gunung merapi
Magma Diperkirakan belum akan Keluar dari Gunung Merapi
Pengendara sepeda motor mengenakan masker saat melintasi jalan yang dihujani abu vulkanis Gunung Merapi di Magelang, Jawa Tengah, Jumat 1 Juni 2018, Ant - Anis Efizudin
Yogyakarta: Gunung Merapi bererupsi pada Jumat, 1 Juni 2018, pagi. Namun, Kepala Seksi Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Agus Budi Santoso mengatakan magma masih belum akan keluar dari perut gunung.

"Posisi magma berada di bawah kedalaman tiga kilometer. Perubahan bentuk tubuh gunung juga belum menunjukkan deflasi, masih landai," kata Agus di Yogyakarta.

Agus mengatakan magma Gunung Merapi berbentuk cair. Proses naiknya magma cair lebih lambat ketimbang gas.


Pergerakan magma cair, ujar Agus, membutuhkan waktu yang lama. Berdasarkan referensi yang ia dapat, lanjut Agus, kenaikan magma yaitu 17 hingga 40 meter per hari.

Ia menambahkan, perkiraan penghitungan naiknya magma itu baru kajian berdasarkan statistik. Menurut dia, bisa jadi kondisi saat ini berbeda.

"Barangkali (kondisi magma Gunung Merapi) saat ini bisa berbeda. Kami tidak bisa menghitung berapa bulan lagi (magma) keluar," lanjut Agus.

Adapun rincian kegempaan pada hari ini yaitu empat kali gempa embusan, lima kali gempa volkano tektonik, 11 kali gempa guguran, dan 1 kali gempa tektonik.

"Gempa vulkano tektonik menjadi indikasi proses magmatik dalam gunung," ungkap Agus.

 



(RRN)