Sundari Soekotjo akan Nyanyi di Semarang International Keroncong Festival

Mustholih 10 November 2018 18:27 WIB
festival musik
Sundari Soekotjo akan Nyanyi di Semarang International Keroncong Festival
Suasana panggung Taman Indonesia Kaya jelang Semarang Internasional Keroncong Festival Di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 11 November 2018. Medcom.id/ Mustholih.
Semarang: Penyanyi keroncong Sundari Untinasih Soekotjo atau lebih populer Sundari Soekotjo malam ini bakal tampil dalam Semarang International Keroncong Festival. Sundari siap adu piawai dengan James Chu (Hongkong) dan Lee Jung Pyo (Korea Selatan) menyanyikan lagu-lagu keroncong di panggung Taman Indonesia Kaya, Semarang, Jawa Tengah.

"Kita ingin menggugah anak-anak muda kita suka dengan musik keroncong," kata Ketua Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia, Mayor Jenderal (purnawirawan) Sunindyo, kepada Medcom.id, Sabtu, 10 November 2018.

Semarang International Keroncong Festival mulai digelar pada pukul 19.00 WIB. Pagelaran musik keroncong berskala internasional ini pertama kali digelar di Kota Semarang.


Menurut Sunindyo, festival musik keroncong ini terselenggara berkat kerjasama HAMKRI dengan Pemerintah Kota Semarang. Pagelaran ini diselenggarakan untuk mempromosikan musik kroncong kepada dunia internasional.

"Jadi dengan kegiatan ini musik keroncong bisa lebih digemari di dunia internasional," ujar Sunindyo.

Selain Sundari Soekotjo, musikus keroncong yang akan tampil di festival ini, antara lain, Intan Soekotjo, dan Orkes Keroncong Waljinah. Sunindyo berujar Orkes Keroncong Waljinah bakal tampil di festival ini tapi tanpa dihadiri Waljinah sendiri.

"Waljinah itu legenda musik keroncong di Tanah Air. Tapi beliau tidak bisa hadir di sini karena alasan kesehatan," ungkap Sunindyo.

Sunindyo menyatakan festival musik keroncong berskala internasional ini baru pertama kali digelar. Dia bertekad pada 2019, HAMKRI bakal kembali menggelar festival ini dengan skala yang lebih besar. "Kita 2019, kita rancang lagi selama setahun untuk pelaksanaan yang lebih bagus dan peserta yang lebih banyak," pungkas Sunindyo.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id