Suasana di Pantai Semat, Jepara, Medcom.id - Rhobi Shani
Suasana di Pantai Semat, Jepara, Medcom.id - Rhobi Shani (Rhobi Shani)

Cerita Desa Bulak Jepara Hilang Ditelan Ombak

gempa bumi
Rhobi Shani • 28 Desember 2018 12:48
Jepara: Rumah berwarna oranye itu menghadap ke pantai Semat. Jarak dari bibir pantai kurang dari 50 meter. Di teras rumah, Sukadi, tengah menyelesaikan pekerjaan ukiran sandaran kursi.
 
Usai menyelesaikan ukiran sandaran kursi, Sukadi, beranjak berjalan menuju bibir pantai. Tiba di tanggul pantai setinggi 50 sentimeter, kepada Medcom.id, Sukadi menunjuk ke tengah laut.
 
“Di sana dulu ada Desa Bulak. Di depan situ dulu tambak ikan milik orang tua. Sekarang sudah hilang menjadi laut,” ujar Sukadi, warga RT07 RW03 Desa Semat Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat, 28 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sukadi menuturkan, tiap malam debur ombak begitu nyaring terdengar dari dalam rumah. Saat musim angin barat, ombak besar kerap sampai depan rumah. Meski begitu, dia bersama istri dan dua anaknya mengaku tak khawatir.
 
“Ombak besar terakhir ya, tahun lalu. Malam-malam ombak sampai masuk ke dalam rumah. Suara ombak pada malam hari ya, sudah biasa,” kata Sukadi di tepi pantai Semat.
 
Maraknya pemberitaan peristiwa bencana akhir-akhir ini tak membuat Sukadi dan keluarganya khawatir. Dia percaya, laut yang berada di depan rumahnya aman. Air laut pasang yang terjadi tiap malam, diyakini tidak sampai masuk ke dalam rumah.
 
“Kalau di Banten ada tsunami itu karena aktivitas gunung. Jepara memang pernah ada gempa, tapi itu di wilayah utara. Kalau di sini (Pantai Semat, red) aman-aman saja jadi tidak khawatir. Pantai di sini landai, lihat itu orang-orang mancing dan mencari kerang,” ucap Sukadi sembari melempar pandangan ke arah orang-orang yang tengah memancing ikan di tengah laut.
 
Sukadi melanjutkan cerita, selama puluhan tahun tinggal di tepi pantai, dia tidak pernah mendapatkan sosialisasi dan pelatihan menghadapi bencana. Pengetahuannya tentang bencana tsunami, ombak besar, dan gempa dia peroleh dari layar kaca.
 
“Ya, kalau terjadi tsunami harus segera menuju ke tempat-tempat yang tinggi,” tutur Sukadi.
 
Eko Hadi, warga Kelurahan Demaan Kecamatan Jepara Kota mengungkapkan, rumah yang kini ditempati bersama keluarga besarnya hanya berjarak kurang dari 200 meter dari bibir Pantai Pesajen. Pada malam hari, debur ombak seolah jadi musik pengantar tidur.
 
“Dari kecil sudah tinggal di sini, jadi ya, sudah biasa,” ungkap Eko.
 
Meski Eko bersama warga setempat sudah akrab dengan pantai, sosialisasi dan pelatihan penanganan bencana seperti tsunami sangat penting bagi warga. Sayangnya, sampai saat ini dia mengaku belum pernah ada sosialisasi tentang kebencanaan di lingkungan tempat tinggalnya.
 
“Hal-hal seperti ya, penting. Dan sampai sekarang belum pernah,” kata Eko.
 
Desa Semat dan Kelurahan Demaan merupakan salah satu dari sekian banyak desa di Bumi Kartini yang berada di kawasan tepi pantai. Panjang pantai yang membentang di wilayah daratan Jepara mencapai 85 kilometer. 
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif