"Hari ini kita resmikan penggunaaan travelator penghubung Terminal A dan terminal B," kata General Manajer Bandara Adisutjipto PT Angkasa Pura I Agus Pandu Purnama di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 10 Januari 2018.
Agus menjelaskan keberadaan travelator itu jadi komitmen PT Angkasa Pura I untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat pengguna jasa maskapai penerbangan. Dengan adanya travelator, pengguna jasa maskapai penerbangan di Bandara Adisutjipto tak perlu lagi berjalan sejauh 300 meter untuk pindah terminal.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurut Agus, panjang travelator 167 meter dengan dilengkapi dinding kaca dan atap pelindung. Keberadaan travelator akan sangat membantu penumpang agar tidak kehujanan dan kepanasan saat pindah terminal.
"Ada beberapa pesawat domestik yang penumpangnya keluar lewat Terminal A, tapi parkirnya di parkir sembilan. Maka perjalanan (penumpang) menuju Terminal A sekarang bisa lebih nyaman," kata dia.
Agus menambahkan, ruang tunggu di Bandara Adisutjipto juga akan diperluas. Nantinya, Bandara Adisutjipto tetap beroperasi meski Bandara Kulon Progo sudah jadi.
Komandan Landasan Udara Adisutjipto Marsma Samyoga menambahkan, adanya travelator akan menyenangkan bagi penumpang. Meenurutnya peningkatan fasilitas bisa membawa lanud dan bandara lebih nyaman bagi penumpang.
Romiko, penumpang yang memakai travelator, mengatakan pelayanan bandara Adisutjipto kini lebih dari baik sebelumnya. Ia mengatakan travelator bisa memudahkan dirinya dan penumpang lain.
"Sangat membantu penumpang yang biasanya panas dan hujan cuacana," kata lelaki asal Kalimantan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
