Pemerintah Kota Depok memusnahkan 5.081 botol minuman keras berbagai merk, Kamis, 2 Mei 2019. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno
Pemerintah Kota Depok memusnahkan 5.081 botol minuman keras berbagai merk, Kamis, 2 Mei 2019. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno (Rhobi Shani)

Satpol PP Jepara Sita Ratusan Botol Minuman Beralkohol

minuman beralkohol
Rhobi Shani • 04 Juni 2019 12:09
Jepara: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, gencar menggelar razia minuman beralkhohol (minol). Pada Senin, 3 Juni 2019 malam, Satpol PP Jepara berhasil menyita ratusan botol minol dari seorang penjual di kawasan bekas Terminal Bus Jepara.
 
Kepala Bidang Penegakan dan Penertiban pada Satpol PP Jepara, Anwar Sadat menyampaikan razia menyasar tiga lokasi penjualan minol. Yaitu di kawasan terminal dan dua penjual di bekas terminal bus. Dari tiga tempat tersebut, petugas berhasil menyita minol sebanyak 795 botol.
 
"Para pemilik didata untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selasa (pekan depan) nanti kita BAP (Berita Acara Pemeriksaan) tersangka dulu di Kantor Satpol, terus Kamisnya baru kita Tipiringkan pengadilan," kata Sadat saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sadat menjelaskan para pemilik minol bukan pedagang baru. Mereka pedagang minol kawakan yang sudah beberapa kali dijatuhi vonis tindak pidana ringan (Tipiring).
 
"Sudah sering kami razia, tapi ya tidak pernah jera padahal sudah pernah kena Tipiring. Seperti Bu Sri (penjual minol) sudah pernah kena dan mengikuti sidang Tipiring. Kemarin itu kena (denda Tipiring) sebesar Rp7 juta," jelas Sadat.
 
Sadat menegaskan, sesuai Perda Kabupaten Jepara Nomor 2 Tahun 2013, peredaran minol di Kota Ukir tidak akan ditolerir. Bagi siapapun yang memperjualbelikan dan mengkonsumsi minol dapat dijatuhi sanksi. Di Jepara, minol hanya boleh digunakan dalam ritual keagaman dan hanya boleh dijual di hotel berbintang.
 
"Razia ini akan rutin kami gelar, jadi tidak hanya saat Ramadan saja. Pada bulan-bulan biasa kami juga akan rutin razia. karena di Perdanya memang mengisyaratkan di Kabupaten Jepara ini nol persen," pungkas Sadat.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif