Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pembakaran Pos Polisi di Yogyakarta
Sejumlah barang bukti yang disita Polda DIY usai aksi di pertigaan UIN Sunan Kalijaga. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)
Sleman: Tiga peserta aksi peringatan hari buruh internasional di pertigaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, kemarin, resmi jadi tersangka. Peserta aksi yang mengatasnamakan Gerakan 1 Mei yakni AR, IB, dan MC. 

Kapolda DIY Brigjend Pol Ahmad Dofiri mengatakan perkembangan itu merupakan hasil pemeriksaan puluhan orang yang ditangkap setelah aksi. Setidaknya, polisi menangkap sebanyak 69 orang usai aksi yang berujung pembakaran pos polisi lalu lintas itu. 

"Sementara yang menjadi tersangka tiga orang," kata Dofiri di Mapolda DIY, Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Kabipaten Sleman, Rabu, 2 Mei 2018. 


Dofiri mengatakan aparat memiliki bukti kuat dalam penetapan tersangka. Ketiganya juga memiliki peran masing-masing. AR dan IB diduga menjadi pelaku perusakan pos polisi lalu lintas, serta MC, 45, diduga sebagai provokator. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo menuturkan ketiganya langsung ditahan setelah menyandang status tersangka. Menurut dia, penetapan sudah dijalankan sesuai prosedur. 

"Alat bukti juga sudah cukup lengkap dan keterkaitan dengan akhir kegiatan yakni pembakaran (pos polisi)," kata dia. 

Polisi juga menyita 55 botol yang dibuat molotov, empat buah mercon, empat buah plastik berisi solar, batu, pentungan kayu dan besi, serta cat semprot. Hadi berujar, barang-barang itu telah disiapkan sebelum aksi. Lalu ada pula sejumlah spanduk yang disita, diantaranya bertuliskan 'Nawacita "membunuh" Indonesia dari Pinggiran', 'Sultan = Nightmare', 'Tolak Upah Murah', serta 'Jogja Istimewa Tanpa SG/PAG'.

"Aksi ini ada yang mendanai, tapi itu sudah masuk ranah penyidikan. Tidak bisa saya sampaikan," ucapnya. 

Polisi menjerat tiga tersangka dengan Pasal 160, 170, dan 406 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. "Hasil pemeriksaan, mereka mengaku mahasiswa dari dua perguruan tinggi, tapi saya tegaskan kegiatan ini tanpa sepengetahuan pihak kampus," kata dia. 




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id