Komplotan Spesialis Pembobol Minimarket AntarProvinsi Ditangkap

Kuntoro Tayubi 02 Oktober 2018 14:42 WIB
perampokan
Komplotan Spesialis Pembobol Minimarket AntarProvinsi Ditangkap
ilustrasi Medcom.id
Brebes: Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes meringkus empat orang komplotan pembobol dan pencuri spesialiasi minimarket Alfamart dan Indomaret jaringan lintas provinsi di beberapa wilayah di jalur pantura Jawa Tengah, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Mereka yakni, Ahmad Apriansyah, 32; Kuat Budianto, 34; Supriyadi, 25; dan Eri Wahyu. Dalam aksinya dua pelaku di antaranya menggunakan penutup kepala dan bersenjata api. 

"Jadi keempat pelaku ini diduga merupakan pelaku sejumlah aksi pencurian dengan pemberatan spesialisasi Alfamart dan Indomaret," ucap Kasatreskrim Polres Brebes, AKP Arwansa, Senin 1 Oktober 2018. 


Dari tangan keempat tersangka, polisi menyita satu unit mobil untuk melancarkan aksi. Selain itu sejumlah barang hasil kejahatan terdiri dari uang tunai, dua buah telepon genggam, rokok, linggis, sabun cair, dan beberapa barang lainnya.

Aksi kejahatan terakhir yang diduga dilakukan keempat pelaku yakni pencurian dengan kekerasan menggunakan senpi di minimarket Indomaret di Desa Limbangan Jalan Gajahmada Brebes pada, 6 September 2018 lalu.

Kemudian aksi pembobolan dan pencurian minimarket Alfamart di Desa Slatri Desa Larangan Brebes pada 28 September 2018 lalu. 

Akibat aksi pembobolan tersebut, pemilik Indomaret mengalami kerugian uang tunai mencapai Rp200 juta. Sedangkan pemilik Alfamart mengalami kerugian hampir Rp17 juta. Berbagai merk rokok, kosmetik, sabun cair, dan uang tunai digasak pelaku.

"Jadi pengungkapan kasus ini, berdasarkan kerjasama dengan tim Resmob Polres Sleman, Polrestabes Semarang, dan Polda Jawa Barat. Keempat pelaku ditangkap di beberapa tempat persembunyian berbeda," jelasnya. 

Tak hanya itu, aksi komplotan pembobol dan pencuri spesialisasi minimarket juga terakam CCTV. Mereka terekam saat menodong petugas kasir menggunakan senjata api hingga menggasak uang tunai ratusan juta terekam di CCTV.

"Mereka merupakan anggota jaringan pembobol dan pencuri spesialisasi minimarket di Sleman, Jateng dan Jabar. Dua pelaku lainya sekarang ini masih DPO," jelasnya. 

Modusnya, kata Arwansa, para pelaku beraksi pada malam atau dini hari dengan mencongkel gerbang depan minimarket menggunakan linggis.  Selain itu, mereka juga merusak kunci gembok minimarket untuk membuka paksa. Untuk kemudian menggasak beberapa barang berharga di dalamnya.

Seorang pelaku Budiyanto mengaku jika dirinya mendapatkan bagian hasil curian uang total sebesar Rp200 juta yang diperoleh dari menggasak di minimarket Indomaret sebesar Rp40 juta. 

"Saya dikasih bos Rp40 juta, hampir semuanya saya gunakan untuk bayar utang. Sisanya digunakan untuk karaoke dan senang-senang sama teman," aku Budianto.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHAPidana dan 365 KUHAPidana dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id