12 Titik Rawan Longsor di Jalur Rel Demak hingga Grobogan

Mustholih 15 Mei 2018 16:52 WIB
kereta api
12 Titik Rawan Longsor di Jalur Rel Demak hingga Grobogan
Petugas mengecek kesiapan jalur kereta di Jateng menjelang Ramadan dan mudik Lebaran, dok: istimewa
Semarang: PT Kereta Api Indonesia (KAI) menemukan 12 titik rawan longsor dan banjir di sepanjang jalur rel di Demak hingga Grobogan, Jawa Tengah. KAI pun menyiapkan alat dan material untuk siaga bencana.

"KAI melaksanakan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi tubuh rel dan akan menambah tenaga pemeriksa jalur rel sebanyak 97 petugas," kata Humas PT KAI Daops IV Semarang Suprapto, Selasa 15 Mei 2018.

Kesiagaan, ujar Suprapto, dilakukan di Stasiun Tegal, Pekalongan, Kalibodri, Semarang Tawang, Alastua, Brumbung, Gundih, Cepu, dan Gambringan. Alat yang disiapkan antara lain mesin pemadat rel dan ekskavator.


Materi lain berupa karung berisi pasir dan batu, potongan rel, dan suku cadang jembatan. "Untuk petugas siap 24 jam dan terbagi dalam 3 shift," ujar Suprapto.

Titik-titik rawan longsor dan banjir ini ditemukan setelah manajemen KAI Daop IV Semarang melakukan pemeriksaan lintas jalur kereta sepanjang 64,398 kilometer dari Ngrombo hingga Brumbung. Menurut Suprapto, sepanjang jalur tersebut, KAI memeriksa kondisi fasilitas dan kebersihan stasiun, alat persinyalan, jalur rel dan jembatan, sarana kereta, dan kesiapan para personil di lapangan. 

Demi memberikan rasa aman bagi para pemudik, PT KAI juga akan mengerahkan 586 tenaga keamanan yang terdiri dari tenaga keamanan organik dan non-organik. 

"Keamanan yang menjadi fokus pantauan di antaranya di dalam stasiun, di atas kereta api, di sepanjang jalur kereta api, dan aset vital yang terkait dengan operasional perjalanan kereta api," tegas Suprapto.




(RRN)