Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listiarti di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 27 Februari 2019. Medcom.id/ Pythag Kurniati.
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listiarti di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 27 Februari 2019. Medcom.id/ Pythag Kurniati. (Pythag Kurniati)

KPAI: Penolakan ADHA Disebabkan Kurang Komunikasi

ODHA
Pythag Kurniati • 27 Februari 2019 16:53
Solo: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai penolakan orang tua murid terhadap Anak Dengan HIV AIDS (ADHA) di Solo, Jawa Tengah disebabkan kurangnya komunikasi. Pernyataan itu disampaikan oleh perwakilan KPAI usai beraudiensi dengan Wali Kota Surakarta.
 
"Menurut saya ini masalah komunikasi," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listiarti di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 27 Februari 2019.
 
Retno menjelaskan, persoalan ini bermula dari penggabungan beberapa sekolah menjadi satu atau disebut regrouping. Sekolah yang berdekatan digabungkan di satu tempat. Sehingga ADHA harus menempati sekolah baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penolakan muncul dari orang tua murid di sekolah yang baru. "Sekolah sebelumnya menerima, tapi sekolah yang baru tidak karena memang belum dipersiapkan menerima," sambung Retno.
 
Gesekan yang berujung pada penolakan disebabkan lantaran para orang tua murid tidak paham akan situasi. "Mestinya harus ada koordinasi dan sosialisasi terlebih dahulu," jelas Retno.
 
Kini 14 ADHA tersebut dipastikan dapat bersekolah lagi. Namun nama dan jumlah sekolah yang ditempati ADHA dirahasiakan.
 
Dari 14 anak, terdapat enam anak yang masih belum masuk sekolah. "Ada tiga anak yang hanya tinggal mengurus administrasi. Tiga anak lainnya masih sakit kulit, jadi harus disembuhkan dulu," beber Retno.
 
Selain kebutuhan pendidikan, KPAI juga mengecek kebutuhan kesehatan ADHA. Menurut Retno, ADHA juga telah mendapatkan fasilitas kesehatan dengan baik.
 
"Sebaiknya daerah lain yang terdapat ADHA bisa mencontoh Kota Solo yang menurut saya sudah maksimal. Kalaupun ada kekurangan ya wajar," pungkas Retno.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif