Dirpolairud Polda Jateng Kombes Risnanto (kanan) melihat kesiapan Dermaga Kartini pada musim mudik Lebaran tahun ini di Dermaga Kartini Jepara, Rabu, 15 Mei 2019. Rabu, 15 Mei 2019.
Dirpolairud Polda Jateng Kombes Risnanto (kanan) melihat kesiapan Dermaga Kartini pada musim mudik Lebaran tahun ini di Dermaga Kartini Jepara, Rabu, 15 Mei 2019. Rabu, 15 Mei 2019. (Rhobi Shani)

Polda Jateng Pastikan Kesiapan Dermaga Kartini

jalur mudik Mudik Lebaran 2019
Rhobi Shani • 15 Mei 2019 12:51
Jepara: Direktur Kepolisan Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jateng Kombes Risnanto mengecek langsung dermaga Kartini di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan dermaga dan kapal penyeberangan dalam melayani pemudik.
 
Kombes Risnanto meminta semua pihak berkait untuk mengutamakan keselamatan penumpang kapal dengan memperhatikan kesiapan alat keselamatan di dalam kapal serta posko terpadu selama musim mudik.
 
"Kami turun untuk mengecek kesiapan pelabuhan penumpang pendukung di luar Pelabuhan Tanjung Emas," kata Kombes Risnanto usai memeriksa alat keselamatan di dalam KMC Express Bahari yang sedang bersandar di Dermaga Kartini Jepara, Rabu, 15 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kombes Risnanto mengungkapkan air pasang setinggi 1,2 meter terjadi di wilayah perairan pantai utara Jawa. Sementara di perairan selatan Jawa, ketinggian air pasang mencapai 4 meter. Air pasang ini akan berlangsung hingga akhir Juni.
 
"Setelah kami cek bersama-sama instansi kemaritiman terkait, di Jepara ini siap untuk menampung jumlah penumpang yang akan ke Karimunjawa dalam rangka perayaan Idul Fitri maupun berwisata," jelas Risnanto.
 
Setelah melihat langsung kesiapan dermaga penyebrangan penumpang di Jepara, Kombes Risnanto akan mengecek langsung kesiapan dermaga Kendal dan Cilacap.
 
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Deni Hendarko menambahkan, posko terpadu dalam menyambut Idul Fitri akan mulai dioperasikan 21 Mei 2019. Posko terpadu akan melayani pemudik dan wisatawan.
 
"Jika ada lonjakan penumpang, PT ASDP dan Express Bahari sudah dikondisikan Syahbandar untuk penambahan trip," ungkap Deni.
 
Jelang Lebaran angkutan barang yang akan menyebrang ke Karimunjawa dibatasi. Angkutan bahan pangan, mobil pribadi, dan penumpang akan diutaman. Angkutan barang dilarang menyebrang pada H-4 hingga H+4.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif