Warga Sentolo Bergantung pada Sumur Tua
Warga Kulon Progo, DI Yogyakarta, mengambil air di sebuah sumur tua. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
Yogyakarta: Tuti, warga Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, setiap hari harus menimba air di sumur tua. Sejak musim kemarau mulai terasa, air sumur di dekat rumah warga mulai berkurang debitnya.

"Ada banyak sumur (warga) yang debit airnya kurang. Mereka juga sudah menimba air di sumur (tua) hampir dua bulanan," kata Tuti di Sentolo, Selasa, 7 Agustus 2018.

Subur, warga Desa Banguncipto, juga mengatakan hal serupa. Sumur tua yang berjarak 100 meter dari rumahnya kerap jadi tujuan warga mengambil air.


"Ya ambil air buat masak, kebutuhan rumah tangga. Kadang mandi juga, dipakai di kamar mandi yang ada di selat sumur," katanya.

Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, delapan kecamatan terdampak kekeringan. Kemudian, Pemkab Kulon Progo telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan pada 25 Juli 2018.

Kepala BPBD Kulon Progo, Ariadi mengatakan, dampak kekeringan terparah ada di kecamatan Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, dan Kokap. Selain itu, disusul Kecamatan Nanggulan, Sentolo, Pengasih, dan Lendah.

Jika dihitung, ada sekitar 3.016 kepala keluarga (KK) di 109 pedukuhan yang terdampak kekeringan di musim kemarau. "Perkiraan kami KK terdampak musim kemarau bisa mencapai 4 ribu," ucapnya.

Situasi kemarau dan tak terjadi hujan diperkirakan masih terjadi selama dua bulan ke depan. Sejauh ini, kata Ariadi, BPBD Kulon Progo terus mengirimkan bantuan air bersih saban hari ke daerah terdampak kekeringan. Rata-rata, per daerah bisa mendapat kiriman bantuan hingga 5 ribu liter per hari.

"Dropping air sejauh ini kami lakukan, ditambah dengan bantuan dari PMI dan BPBD DIY. Air diambil dari PDAM," kata dia.

Ia menambahkan, asyarakat yang hendak mengajukan lewat kepala dukuh. Bantuan nantinya bisa disalurkan per kelompok.

Ariadi mengatakan, anggaran BPBD Kulon Progo untuk menghadapi kekeringan 2018 sekitar Rp150 juta. Jika nanti ada kekurangan bakal dibantu Pemkab Kulon Progo. "Sejauh ini bantuan-bantuan air bersih dari berbagai sumber ada 1.300 tangki," ucapnya.
 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id