Bocah Dihukum Siraman Oli Derita Iritasi Mata

Ahmad Mustaqim 02 Mei 2018 16:10 WIB
kekerasan
Bocah Dihukum Siraman Oli Derita Iritasi Mata
L, bocah yang dihukum siramkan oli bekas ke tubuhnya, dibawa ke puskesmas di Sleman, Rabu 2 Mei 2018, Medcom.id - Mustaqim
Sleman: Seorang bocah di Sleman, DI Yogyakarta, berinisial L mengalami masalah kesehatan akibat hukuman yang diberikan sejumlah warga. L mengalami iritasi pada mata dan telinga akibat hukuman tersebut.

Sepekan lalu, L dituduh mencuri di sebuah bengkel di kawasan Turi, Sleman. Pemilik bengkel yang memergoki L pun meradang.

Arif, nama pemilik bengkel, kemudian menghukum L. Ia menyuruh L menyiramkan sewadah oli bekas di tubuhnya sendiri. Bocah yang masih duduk di bangku kelas II SMP itu pun menurut dan melakukan hukuman itu.


Belakangan, masalah muncul. Keluarga lalu meminta petugas medis Puskesmas Kecamatan Turi untuk memeriksa kesehatan L ke Puskesmas Kecamatan Turi. Sebab L merasakan tidak nyaman pada mata dan telinganya.

"Setelah dicek, sepertinya ada indikasi oli bekas masuk ke telinga dan matanya," kata Rifki Heryadi, petugas Puskesmas Kecamatan Turi di Sleman, Rabu, 2 Mei 2018.

Kedua mata L merah. Itu menandakan iritasi. Sedangkan telinganya kotor.

"Ini masih hasil pemeriksaan tahap awal. Dia (L) perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit," tuturnya. 

Ia menuturkan fasilitas rumah sakit yang lengkap akan membantu memastikan kondisi bocah yang masih kelas dua SMP itu. Puskesmas juga memberikan pemeriksaan rujukan kepada L.

Ia menambahkan, oli bekas yang mengenai sebagian besar anggota badan, dari kepala hingga kaki itu berbahaya. Ia menyatakan hal itu bisa memengaruhi kesehatan. 

"Oli bekas itu ada bakterinya berbahaya. Risikonya bisa merusak penglihatan dan pendengarannya," katanya. 

Peristiwa hukuman menyiram oli bekas itu sempat ramai di media sosial. Bocah itu diketahui merupakan anak yatim piatu. 




(RRN)