Suasana pendaftaran peserta didik baru di Jateng, 4 Juli 2018, MI - Akhmad Safuan
Suasana pendaftaran peserta didik baru di Jateng, 4 Juli 2018, MI - Akhmad Safuan (Akhmad Safuan)

Jumlah Kartu Miskin Palsu di Pendaftaran Siswa Baru Bertambah

pendaftaran sekolah
Akhmad Safuan • 09 Juli 2018 13:33
Semarang: Jumlah temuan surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk masuk sekolah baru di Jawa Tengah bertambah. Hingga Senin, 9 Juli 2018, jumlah temuan menjadi 505 SKTM bodong dalam pendaftaran peserta didik baru (PPDB).
 
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan akan terus menindaklanjuti temuan tersebut. Ia akan memverifikasi semua SMA dan SMK negeri terkait penerimaan siswa baru.
 
"Ini masih terus diproses, verifikasi terhadap calon siswa menggunakan SKTM tetap berlanjut. Jumlah itu bisa berkembang lagi," ujar Ganjar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ganjar mengatakan mencoret calon siswa yang mendaftar dengan SKTM palsu. Artinya, pendaftaran peserta didik itu gugur.
 
Masalah PPDB tak hanya kasus SKTM bodong. Menurut Koordinator Posko Layanan Pengaduan PPDB Kota Semarang dan Provinsi Jateng 2018/2019 Pattiro M Syofii, sebuah penelitian menemukan 674 anak guru otomatis masuk sekolah tanpa pertimbangan nilai dan sistem zonasi.
 
Pergub 64 tahun 2018 tentang PPDB pasal 13 memang menyebutkan memang anak guru mendapatkan prioritas. Namun, ketentuan itu berbeda dengan Permendikbud Nomor 14 tahun 2018 Pasal 14 yang menyebutkan seleksi siswa baru jenjang SMA hanya memperhatikan jarak tempat tinggal, SHUN SMP, dan Prestasi akademik maupun non akademik lainnya.
 
"Proses masuknya anak guru ini ada kekurangan dimana guru sebagai panitia (verifikator) juga sebagai pendafar jadi terlihat kurang independen dan masyarakat tidak mengetahuinya," kata Pattiro.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif