59 Desa di Pati Rawan Banjir dan Longsor
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Pati: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memetakan daerah rawan bencana jelang musim hujan. Sebanyak 40 desa di Bumi Mina Tani rawan banjir dan 19 desa rawan tanah longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo menyebut daerah rawan banjir tersebar di Kecamatan Sukolilo, Gabus, Pati Kota, Juwana, dan Jakenan. Sementara, daerah rawan tanah longsor ada di Kecamatan Sukolilo, Cluwak, Tlogowungu, Tambakromo, Gembong, Gunungwungkal, dan Pucakwangi.

"Desa-desa di Kecamatan Sukolilo selain rawan banjir juga rawan tanah longsor," ujar Sanusi saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 25 Oktober 2018.


Desa di Kecamatan Sukolilo yang rawan banjir meliputi Desa Kasiyan, Gadudero, Baleadi, Wotan, dan Baturejo. Sementara, desa yang rawan tanah longsor ada di Desa Wegil, Sukolilo, Prawoto, Kedung Winong, Pakem, dan Kuwawur.

"Jumlah KK (kepala keluarga) di desa yang rawan banjir di Kecamatan Sukolilo mencapai 8.000 lebih. Kalau di desa-desa rawan longsor jumlah KKnya mencapai 12 ribu lebih," kata Sanusi.

Tiap-tiap kecamatan rawan banjir selain Kecamatan Sukolilo, jumlah KK yang terdampak mencapai 5.000 lebih. Sementara, jumlah KK di wilayah yang berisiko tanah longsor rata-rata di bawah 2.000 KK.

"Sosialisasi pada masyarakat sudah mulai rutin dilakukan. Baik dari kami maupun dari provinsi. Selain itu, perlengkapan yang kami miliki juga sudah mulai kami siapkan," pungkas Sanusi.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id