Kapolsek Mayong, AKP Aliet Alphard menunjukan parang yang digunakan membacok. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani
Kapolsek Mayong, AKP Aliet Alphard menunjukan parang yang digunakan membacok. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani (Rhobi Shani)

Pembacok Adik dan Keponakan di Jepara Disebut Taat Beribadah

penganiayaan
Rhobi Shani • 16 Mei 2019 15:15
Jepara: Suwono sama sekali tak menyangka sang kakak ipar, Suwarno, tega membacok istri dan anaknya. Terlebih, selama ini, Suwono mengenal sang ipar sebagai orang yang taat beribadah.
 
Suwono mengaku tak punya masalah dengan Suwarno. Dia juga tak mengetahui persis peristiwa nahas yang menimpa istrinya, Dukanah, serta dua anaknya: Sukhurul Wafi dan Tiwik Rejekiyah. Saat kejadian, Suwono sedang mencari pakan lele.
 
"(Begitu) sampai di rumah istri saya sudah berdarah-darah. Tangan dan kepala anak saya juga terluka," kata Suwono, yang berprofesi sebagai peternak lele, Kamis, 16 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perasaan Suwono serasa teriris, mengingat selama ini dialah yang menanggung biaya hidup sang ipar. Termasuk juga menanggung biaya operasi ketika Suwarno harus masuk ruang bedah.
 
"Tapi kok balasannya malah seperti ini," Suwono tersedu. Apalagi, dia meyakini Suwarno tak punya gangguan kejiwaan.
 
Kapolsek Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, AKP Aliet Alphard menyatakan, belum mengetahui motif di balik ulah brutal Suwarno. Menurut keterangan saksi, sejak tiga hari sebelum kejadian, Suwarno sudah menunjukkan ekspresi tidak senang terhadap korban.
 
"Jadi kalau ketemu dengan korban dia melotot. Tapi motifnya apa masih harus didalami lebih lanjut," kata Aliet. 
 
Baca: Paman Bacok Adik Ipar dan Dua Keponakan
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif