Ilustrasi puting beliung menghantam rumah penduduk di Pemalang, Jawa Tengah. (Medcom.id /Kuntoro Tayubi).
Ilustrasi puting beliung menghantam rumah penduduk di Pemalang, Jawa Tengah. (Medcom.id /Kuntoro Tayubi). (Kuntoro Tayubi)

Puting Beliung Mengancam Brebes Tengah dan Selatan

puting beliung
Kuntoro Tayubi • 06 Januari 2019 13:27
Tegal: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BNKG) Tegal, Jawa Tengah, menyatakan wilayah Brebes Tengah dan Brebes Selatan berpotensi diterjang angin langkisau (puting beliung) dan rawan longsor.
 
Kaharudin mengatakan, Brebes Tengah dan Brebes Selatan juga rawan longsor. Sebab secara geografis, daerah tersebut banyak berada di wilayah perbukitan dan lereng gunung.
 
"Wilayah Kabupaten Brebes bagian Tengah dan Selatan berpotensi dan rawan terjadinya serangan angin puting beliung," kata Kepala BMKG Tegal, Kaharudin, saat dihubungi, Minggu, 6 Januari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kaharudin menjelaskan, banyak pohon besar yang rawan tumbang ketika diterjang angin besar. Angin langkisau mempunyai kecepatan 63 Km/jam. Kaharudin meminta warga memperhatikan tanda tanda akan terjadi angin puting beliung.
 
Menurut Kaharudin, biasanya akan didahului udara yang terasa lebih panas. Tampak pertumbuhan awan putih yang berlapis (cumulus). Di antara awan tersebut, terdapat satu jenis awan dengan batas tepi sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi.
 
"Secara visual seperti bunga kol. Namun selanjutnya awan mulai berubah menjadi pekat kehitaman (Awan Cumulonimbus)," ungkap Kaharudin.
 
Sementara Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Brebes, Jubaidi mengatakan, delapan jenis bencana rawan terjadi di Kabupaten Brebes. Di antaranya banjir, tanah longsor, gunung berapi, gempa bumi, abrasi, rob, dan puting beliung.
 
"Namun demikian, bencana banjir dan tanah longsor merupakan yang paling sering terjadi dan menjadi fokus kewaspadaan, terutama saat musim penghujan," kata Jubaidi.
 
Rawan longsor terdapat di wilayah Brebes tengah dan selatan, meliputi Kecamatan Bumiayu, Ketanggungan, Bantarkawung, Larangan, Banjarharjo, Salem, Tonjong, Sirampog, dan Paguyangan.
 
Sedangkan, daerah rawan banjir terdapat di wilayah Brebes utara, antara lain Kecamatan Brebes, Wanasari, Tanjung, Losari, Bulakamba, Jatibarang, serta sebagian wilayah Brebes selatan.
 
Menghadapi musim hujan saat ini, Pemerintah Kabupaten Brebes membentuk Satuan Penanggulangan Bencana. Satuan ini diketuai oleh Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Faisal Amri. Termasuk di dalamnya yakni TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Dishub, Dinsos, Dinas PU, PMI, BMKG, Linmas, Ormas dan para relawan.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif