Ismail, distributor pupuk di Patebon, Kendal, Jawa Tengah -- Medcom.id/Iswahyudi
Ismail, distributor pupuk di Patebon, Kendal, Jawa Tengah -- Medcom.id/Iswahyudi (Iswahyudi)

Kartu Tani Bikin Untung Atau Buntung?

kartu tani
Iswahyudi • 22 Januari 2018 16:57
Kendal: Kartu Tani disebut-sebut menjadi solusi bagi petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dengan mudah. Nyatanya, justru banyak petani dan distributor pupuk mengeluhkan Kartu Tani.
 
Ismail, distributor pupuk di Patebon, Kendal, Jawa Tengah, mengatakan dirinya telah menerima alat EDC (Electronic Data Capture).  Saat dirinya melakukan uji coba dengan Kartu Tani milik seorang petani, data dari Kartu Tani tersebut tidak muncul.
 
"Padahal, seharusnya tampil data nama dan jatah pupuk yang dapat dibeli. Tapi, ini tidak muncul," kata Ismail, Senin, 22 Januari 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ismail menjelaskan, setiap bulannya distributor pupuk se-Kabupaten Kendal berkumpul. Pada pertemuan tersebut, disepakati bahwa penggunaan Kartu Tani untuk membeli pupuk mulai dilayani Februari 2018.
 
Saat ini, Ismail masih menjual pupuk secara bebas tanpa batasan kuota. Hal tersebut ia lakukan karena luas sawah di wilayahnya sekitar 43 hektare. Namun, dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK), jatah pupuk saya diterimanya hanya untuk 18 hektare saja.
 
Mulai Februari 2018, Ismail mengaku tak lagi berani menjual pupuk untuk petani yang tidak memiliki kartu. "Kalau saya menjual bebas, stok saya habis, gantian saya nanti dituntut petani yang punya Kartu Tani," ujarnya.
 
Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Kendal Tardi meminta pemerintah menunda penggunaan Kartu Tani. Penundaan dilakukan hingga petani benar-benar siap dengan sistem baru tersebut.
 
"Pasti akan merepotkan para petani yang belum memiliki kartu tani. Mereka tidak diperkanankan membeli pupuk," terangnya.
 
Tardi mengatakan, hingga saat ini sudah 60 persen petani di Kendal mendapatkan Kartu Tani.
 
Sebagi informasi, Kartu tani adalah alat transaksi berupa kartu debit sebagaimana kartu ATM yang dapat digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi. Dari sisi petani, kartu ini diharapkandapat memudahkan petani mendapatkan pupuk bersubdisi dan berbagai fasilitas kredit usaha rakyat lainnya.
 
Berbeda dengan fasilitas yang pemerintah yang lain yang seringkali berbelok pada sasaran yang lain, Kartu Tani diklaim tak bakal membuat pemerintah salah sasaran. Sebab, pemerintah sudah melakukan verifikasi data para calon pemegang kartu.
 
Di sisi lain, kartu ini juga memudahkan pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian, untuk mengontrol peredaran pupuk di Indonesia. Cara ini dinilai paling praktis dan efisien bagi petani karena sistem transaksinya tidak lagi ribet.
 

(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif