Pekerja memasang rel LRT rute Kelapa Gading-Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa 30 Januari 2018, MI - Nicky Aulia Widadio
Pekerja memasang rel LRT rute Kelapa Gading-Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa 30 Januari 2018, MI - Nicky Aulia Widadio (Patricia Vicka)

Rute LRT Melintasi Yogyakarta Sepanjang 75 Km

transportasi
Patricia Vicka • 02 Februari 2018 16:11
Yogyakarta: Kendaraan massal Light Rapid Transit (LRT) akan dihadirkan di Yogyakarta untuk mengatasi kemacetan. Pemda DIY berencana membangun jalur LRT sepanjang 75 km.
 
Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Rahardjo menjelaskan jalur LRT akan dibangun melewati tiga kabupaten dan satu kota. Yaitu  Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Kota Yogyakarta. 
 
Rutenya direncanakan dimulai dari Tempel (Sleman)- Terminal Jombor (Sleman)- Stasiun Tugu (Kota Yogyakarta)- Jalan Parangtritis (Bantul)- Sanden- Srandaan ( Bantul). Kemudian rute memanjang dari Sentolo (Kulon Progo)- Stasiun Kedundang dan berakhir di Bandra Kulonprogo. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jalurnya dari Tempel ke Parangtritis (Bantul) sekitar 44,20km. Kalau dari Parangtritis ke Bandara NYIA sekitar 30.33 km," jelas Sigit di Kantor Kepatihan Yogyakarta, Kamis 1 Februari 2018.
 
Untuk meminimalisasi penggunaan lahan, jalur dari Tempel hingga Jalan Parangtritis direncanakan dibangun melayang (elevated). Sebab jalur itu akan melewati kawasan yang padat penduduk. Sementara jalur dari Parangtritis ke Bandara NYIA akan disatukan dengan jalur kereta api yang sudah ada.
 
Pembangunan transportasi massal diperkirakan menelan biaya sekitar Rp2,5 triliun. Jumlah tersebut sudah meliputi keseluruhan biaya yang diperlukan seperti pembebasan lahan, pembangunan jalur, penyediaan kereta, sarana, serta prasarana.
 
Berdasarkan kajian Dinas Perhubungan DIY, keberadaan LRT sudah sangat mendesak dibangun di DIY untuk mengurangi kemacetan. Namun Dinas Perhubungan DIY turut akan melakukan strategi lain. Di antaranya memperbanyak kantong parkir, melakukan rekayasa lampu lalu lintas dan membangun jalan outer ringroad.
 
Sigit menjelaskan studi kelayakan dan kajian pembangunan LRT sudah selesai dilakukan pada 2017. Kini pemda tengah menyusun analisis bisnis. Kemudian Detail Enginering Detail (DED) akan disusun 2018. Usai DED, Pemda DIY akan menyusun skema pembiayaan dan permodalan pembangunan.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi