Gunung Merapi Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Ahmad Mustaqim 21 Mei 2018 10:41 WIB
gunung merapi
Gunung Merapi Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter
Letusan freatik Gunung Merapi di lihat dalam perjalanan pesawat di Yogyakarta Jumat (11/5). UNIT FOTOGRAFI UGM/Andyani surya putri
Sleman: Gunung Merapi kembali meletus freatik, Senin siang, 21 Mei 2018. Ini menjadi yang kedua kalinya setelah letusan freatik juga terjadi pada Senin dini hari tadi. 

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan letusan freatik kembali terjadi pada pukul 9.38 WIB. Durasi letusan freatik itu sekitar enam menit. 

"Tinggi kolomnya tadi mencapai sekitar 1.200 meter dari puncak Gunung Merapi," ujarnya. 


Letusan freatik yang terjadi siang ini menjadi yang kedua kalinya. Sebab, hal serupa juga terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 1.25 WIB dengan durasi sekitar 19 menit dan tinggi kolom 700 meter. Kejadian hari ini lebih kecil dibanding yang terjadi pada Jumat, 11 Mei 2018, lalu. 

Letusan freatik terjadi akibat kontak panas dan air di bawah permukaan. Hal ini kemudian menghasilkan uap air dan menyebabkan semburan ke atas.
 
Hanik menyatakan, letusan freatik saat ini juga menyebabkan hujan abu di sekitar lereng Gunung Merapi. Meskipun, jarak hujan abu masih tidak terlalu jauh. 

Ia menambahkan, letusan freatik Gunung Merapi kembali tak menunjukkan pertanda lebih dulu. Meski begitu, seismograf pemantauan membaca letusan freatik itu. 

"Ini berbeda dengan letusan 10 hari yang lalu, yang ada tanda-tanda, Ini termal benar-benar langsung naik. Kami terus pantau aktivitas (Gunung Merapi) selama 24 jam," ucapnya. 




(ALB)