Sampah Masih Menghantui Karimunjawa
Petugaas gabungan sedang membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang pantai Legon Lele, Pulau Karimun Besar, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Kamis, 15 November 2018. Medcom.id/ Rhobi Shani.
Jepara: Jelang musim angin timur berakhir, sampah menumpuk di sepanjang pantai Legon Lele, Pulau Karimun Besar, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Selain sampah organik seperti batang kayu dan daun, sampah anorganik juga terlihat berserakan.

Pantai Legon Lele berada di sisi timur pulau Karimun Besar. Pantai ini berada di teluk yang dihimpit hutan bakau. Meski begitu, pantai ini memiliki hamparan pasir putih sepanjang lebih dari 100 meter.

Masyarakat dari berbagai unsur hari ini melakukan kegiatan bersih pantai dengan menggunakan peralatan sederhana.


"Sengaja kami memilih pantai Legon Lele yang jauh dari jangkauan masyarakat untuk dibersihkan, karena memang tidak ada pihak yang peduli dengan kebersihan pantai ini," kata Ketua Yayasan Pitulikur Pulo Karimunjawa, Djati Utomo, Kamis, 15 November 2018.

Djati menjelaskan, setiap musim angin timur, sampah banyak menumpuk di pantai ini. Setiap bulan, pihaknya rutin melaksanakan kegiatan bersih pantai bersama masyarakat. Setiap kali bersih pantai, sampah yang berhasil dikumpulkan 500 kilogram hingga 1 ton.

"Hari ini sampah plastik dapat 300 kilogram. Selanjutnya sampah plastik ini akan kami pilah dan kumpulkan untuk didaur ulang," ungkap Djati.

Usai melaksanakan kegiatan bersih pantai, Djati mengaku bingung membuang sampah yang didapatkan dari pantai. Sebab, sampai saat ini kepulauan Karimunjawa belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA).

"Sementara sampah yang dihasilkan dari kegiatan kami buang ke lahan milik pribadi kami," jelas Djati.

Djati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jepara telah merencakan pembuatan TPA di Dukuh Alang-alang di Pulau Karimun Besar. Namun, TPA yang mulai dibangun dua tahun lalu ini sampai saat ini belum jadi.

"Yang jadi baru jalannya saja. Jadi TPA belum bisa digunakan karena memang tidak ada apa-apa," tandas Djati.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id