Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri depan) saat meninjau progres pembangunan NYIA, Selasa, 8 Januari 2019. Medcom.id-Ahmad Mustaqim.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri depan) saat meninjau progres pembangunan NYIA, Selasa, 8 Januari 2019. Medcom.id-Ahmad Mustaqim. (Ahmad Mustaqim)

Sultan Minta Pembangunan NYIA Tidak Tergesa-gesa

bandara
Ahmad Mustaqim • 08 Januari 2019 17:28
Kulon Progo: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) tidak perlu tergesa-gesa. Menurut dia, pengerjaan harus dilakukan profesional meskipun waktu yang ditargetkan tak panjang. 
 
"Waktu pendek bukan berarti tidak bekerja profesional. Bangunan ini secara profesional harus diselesaikan dengan baik," kata Sultan di Kantor Proyek Pembangunan NYIA Kecamatan Temon, Selasa, 8 Januari 2019. 
 
PT Pembangunan Perumahan (PP) sebagai kontraktor pembangunan NYIA, dan PT Angkasa Pura masih berpacu dalam pengerjaan bandara tersebut. Proses pembangunan NYIA Kiki dikerjakan sebanyak 5800 pekerja serta menggunakan sebanyak 14 crane.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, bangunan gedung-gedung di area bandara tersebut mulai berdiri kendati belum total. Pengaspalan landasan pacu dengan ukuran panjang 3.250 meter dan lebar 45 meter ini akan dimulai bulan depan. 
 
Sultan menilai, progres pembangunan NYIA masih sesuai ketentuan. Ia menyadari, PT PP pasti ada anggapan cukup berat untuk menarget operasional untuk penerbangan internasional pada April 2019. 
 
"Harapan saya pada waktu operasional pertama, siap operasi internasional," ujarnya. 
 
Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini berharap sejumlah target maupun progres pembangunan NYIA bisa terselesaikan dengan baik. Beberapa hal yang harus dicari solusinya yakni kebutuhan air bersih, peninggian landasan, bangunan terminal, hingga bangunan penunjang. Pun dengan pembuatan saluran drainase. 
 
Sultan mengatakan, area bandara NYIA tersebut berada di kawasan cekungan. Menurut dia, perlu perancangan saluran drainase yang baik agar saat hujan intensitas tinggi tidak banjir. 
 
"Saya khawatir air hujan tak bisa keluar. Apakah (saluran drainase) keluar dari bogowonto atau sungai Serang, sehingga tak ada danau yang muncul saat musim hujan. Artinya, bangunan tak terlalu melenceng dari ketentuan yang ada," ujarnya.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi